Close

Pencemaran Danau Maninjau Menjadi Masalah Nasional, Wagub Sumbar Ingin Pramuka Pelopor Pelestarian Lingkungan

PEMBUKAAN—Wagub Sumbar, Audy Joinaldy membuka Kemah Bakti Save Danau Maninjau di Kenagarian Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya, Linggai Park Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Kamis malam (28/10).

AGAM, METRO–Pramuka dituntut dapat mengimplementasikannya di kehidupan nyata. Termasuk berperan aktif menjaga kelestarian alam.  “Anggota pramuka harus menjadi role model bagi lingkungannya,” pinta Wa­kil Gubernur Sumatera Ba­rat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy saat membuka acara Kemah Bakti Save Danau Maninjau di Kenagarian Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya, Linggai Park Danau Maninjau, Ka­bupaten Agam, Kamis ma­lam (28/10).

Audy mengatakan, sejak zaman dahulu, pemuda dikenal sebagai pelopor dan penggerak pembaharuan. Oleh karena itu, Audy mengapresiasi pramuka yang bisa mengambil peran serta dalam kondisi saat ini. dan bertekad akan menjadi pelopor dan pengge­rak yang membantu tugas pemerintah daerah.

Menurut Audy, saat ini Sumbar sedang meng­ha­dapi berbagai permasalahan. Salah satunya permasalahan global yaitu pendemi Covid-19, yang mengguncang berbagai sendi kehidupan masya­rakat.

“Tidak hanya kesehatan tetapi sosial ekonomi dan budaya. Selain itu, juga menghadapi perma­salahan terkait geomorfologi daerah yang rentan terhadap bencana. Termasuk permasalahan pencemaran Danau Maninjau yang telah menjadi ma­salah di tingkat nasional,” tukasnya.

Permasalahan ini bisa dijadikan peluang untuk Pramuka dan Pemuda Tanjung Raya menjadi pelopor mengembangkan generasi muda dan tanggap bencana di daerah Maninjau.

“Sungguh tema yang sangat sesuai dengan momen Sumpah Pemuda yang selalu kita peringati setiap tanggal 28 Oktober. Juga sesuai dengan kondisi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Audy berharap, pemerintah daerah organisasi dan lembaga-lembaga lain dapat mendukung dan bersinergi dengan kegiatan kepramukaan dan kepemudaan.

Audy juga meminta pemuda menjadi pelopor yang memiliki kewajiban untuk memutuskan mata rantai Covid-19 dengan memberikan edukasi dan mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Pasalnya, Kabupaten A­gam  termasuk memiliki peringkat rendah dalam vaksinasi.

Bupati Agam, Andri Warman menyampaikan, pramuka dapat menjadi pelopor dalam pelestarian lingkungan. Seorang pe­lopor harus mampu menjadi contoh dalam menjaga lingkungan dari situasi yang akan menyebabkan kerusakan.

Untuk itu, Andri Warman berharap anggota pramuka bisa menjadi pe­lopor untuk menjaga dari pencemaran Danau Maninjau dan melestarikan hutan serta lingkungan sekitar kita.

“Kegiatan ini positif. Kita sebarkan terus vibrasi ini. Anggota pramuka, baik yang ikut maupun tidak menjadi peserta da­lam perkemahan ini, agar bisa menjadi pelopor untuk hal positif ini,” imbuhnya.

Selama kegiatan perkemahan para peserta dan masyarakat sekitar bisa bergotong royong membersikan salingka Danau Maninjau.

Ia berharap agar perilaku baik selama perkemahan dapat terus berlanjut, hingga menjadi suatu kebiasaan dan budaya, untuk ditularkan kepada ma­sya­rakat hidup sehat lingkungan sekitarnya.

Selanjutnya Wagub Sum­bar, Audy Joinaldy bersama Bupati Agam Andri Warman menghidupkan api obor yang dimaknai sebagai momen persatuan serta penjiwaan Dasa Darma Pramuka.

Hadir dalam acara ter­sebut Kepala Dinas Ling­kungan Hidup (DLH) Sumbar Siti Aisyah, Kepala Biro Administrasi Pembangu­nan Setda Sumbar, Luhur Budianda, Kepala OPD A­gam, Camat Tanjung Raya, Forkopimca, Wali Nagari II Koto, Mimiak Mamak dan tokoh masyarakat.(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top