Menu

Pencegahan Corona di Sekolah, DPR Minta Mendikbud Terbitkan Aturan

  Dibaca : 279 kali
Pencegahan Corona di Sekolah, DPR Minta Mendikbud Terbitkan Aturan
ANTISIPASI DULUAN— Guru dan sebagian besar murid SD Kristen GPIB, menggunakan masker saat belajar mengajar di dalam kelas mereka.

JAKARTA, METRO
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih meminta Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menerbitkan aturan sebagai pedoman prosedur pencegahan dan penanganan dalam mencegah virus Korona. Aturan itu bagi seluruh institusi pendidikan, baik sekolah formal-informal, hingga perguruan tinggi.

“Prioritas utama Kemendikbud harus melindungi seluruh warga sekolah, siswa dan guru, serta civitas akademi di kampus mengantisipasi wabah Virus Korona,” ujar Fikri Faqih kepada wartawan, Kamis (5/3).

Menurut Fikri, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa Indonesia tak lagi bebas terhadap wabah Covid-19. Maka pusat-pusat keramaian, terutama institusi pendidikan merupakan salah satu episentrum penyebaran virus mematikan itu. “Tentu saja kita tidak berharap demikian, namun langkah antisipasi wajib dilakukan,” katanya.

Lebih jauh, politisi PKS ini meminta prosedur penanganan yang komprehensif, berkoordinasi penuh dengan dinas-dinas pendidikan di daerah, serta instansi penanganan wabah seperti kementerian kesehatan dan dinas kesehatan. “Ini adalah kerja bersama pemerintah pusat dan daerah, khususnya untuk mencegah anak-anak kita terpapar wabah,” ungkapnya.

Langkah pencegahan yang dapat dilakukan sekolah dan kampus adalah menggalakkan edukasi pola hidup sehat untuk mencegah infeksi. “Sosialisasikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, menyediakan desinfektan, makan yang bergizi dan rutin berolahraga,” tuturnya.

Diketahui, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) tertular virus Korona. Dua WNI tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi virus Korona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia

Adapun dua warga Indonesia terpapar virus Korona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berdomisili di Depok, Jawa Barat. Virus itu mengidap di keduanya setelah anaknya melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang bermukim di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu. Mereka melakukan kontak dengan warga negara Jepang itu setelah pasien berusia 31 tahun melakukan dansa di salah satu kafe di Jakarta. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional