Close

Pencarian Korban Hanyut di Sungai Lubuak Tongga Dihentikan, Tujuh Hari Pencarian, Korban Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas : Tetap Kita Lakukan Pemantauan

PENCARIAN KORBAN— Hari ketujuh pencarian satu korban tersisa hanyut di Lubuak Tongga Sungai Bangek belum membuahkan hasil, untuk itu sesuai peraturan pencarian dihentikan secara permanen dan akan dilanjutkan dengan pamantauan

PADANG, METRO–Hingga hari ketujuh pencarian korban hanyut di Lubuak Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah masih belum membuahkan hasil.

Untuk itu tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan tim relawan lainnya dengan itu menyatakan menghentikan secara permanen proses pencarian satu korban tersebut.

“Pencarian hari ketujuh satu korban bernama Ikhsan Maulana (16) pelajar SMK 5 Padang yang hanyut di Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah resmi dihentikan hari ini Jumat (17/7),”ujar Kasiops Basarnas Padang Octavianto

Dikatakan oleh Octaviant, keputusan penghentian secara permanen ini berdasarkan Undang-undang nomor 29 tahun 2014 bahwa masa pencarian adalah 7 hari.

“Kita sudah diskusi dengan TNI, Polri, relawan dan BPBD dan pihak keluarga. Pukul 17.00 WIB kami tutup pencarian secara permanen, tetapi untuk pemantauan tetap dilakukan,”tutrnya.

Dijelaskan oleh Octavianto, pemantauan tersebut akan dilakukan sampai kapanpun dan meminta kepada masyarakat apabila menemukan adanya tanda-tanda korban agar segera memberitahukan kepada pihaknya.

“Sampai kapanpun pemantauan itu tidak akan dihentikan, hanya di dua titik pemantauan, baik secara mobiling atau secara informatif. Jika memang ada tanda-tanda korban terlihat akan langsung kita bantu proses evakausinya,”katanya.

Dihari terakhir pencarian ini sebut Octavianto, tim SAR Gabungan  melaksanakan operasi dengan membagi 2 tim, dengan pola pencarian paralel sweep.

“Pencarian disekitar LKP dengan search area sesuai renops dimana tim Alpha melakukan penyisiran di sekitaran Muara Pantai Pasir Jambak, sedangkan tim Bravo melakukan penyisiran pinggir sungai dari dari titik awal hingga muara,”jelasnya.

Diketahui sebelumnya, tiga pelajar dari SMKN 5 Padang hilang usai berenang di kawasan Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/6) sore. Mereka bernama Ikhsan Maulana (16), Sintia Vita Loka (16) dan Ulfa (16).

Rekan korban yang selamat, Aditya mengaku sempat berupaya menyelamatkan rekannya saat diseret air. Namun, dia tak bisa menyelamatkan rekannya itu hingga dilaporkan hilang, remaja ini tidak mengetahui keadaan cuaca dan debit air.

Tim gabungan yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan upaya pencarian pada Sabtu malam tersebut, namun dengan kondisi air yang masih besar pencarian hanya dilakukan dengan menyisir pinggir sungai.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari Minggu (12/6) yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, dimana pada saat itu mulai menemui hasil setelah ditemukannya pakaian berupa rok dan jilbab milik salah satu korban sekitar pukul 10.00 WIB tidak jauh dari lokasi pertama korban dinyatakan hilang.

“Kemudian tidak lama berselang, sekitaran pukul 11.30 WIB korban pertama berjenis kelamin perempuan berhasil ditemukan atas nama Sintia Vitaloka (16) berjarak lebih kurang 1,5 KM dari titik awal dinyatakan hanyut. Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” sebut Octavianto.

Octavianto menuturkan, berselang 2,5 jam kemudian, tepatnya pada pukul 14.24 WIB, satu lagi korban berhasil ditemukan oleh unsur gabungan berjenis kelamin perempuan yang bernama Ulfa (16), dengan jarak dari lokasi awal dinyatakan hanyut lebih kurang 500 meter.

“Korban kedua ditemukan atas nama Ulfa, ditemukan tersangkut di batu dengan jarak dari titik awal lebih kurang 500 meter sekitar pukul 14.24 WIB dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” pungkasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top