Menu

Pencari Ikan Tewas Diserang Binatang Buas di tepi Sungai Batang Simonok, Kabupaten Limapuluh Kota, Wajah Dipenuhi Luka Bekas Cakaran

  Dibaca : 342 kali
Pencari Ikan Tewas Diserang Binatang Buas di tepi Sungai Batang Simonok, Kabupaten Limapuluh Kota, Wajah Dipenuhi Luka Bekas Cakaran
EVAKUASI— Tim gabungan mengevakuasi jasad korban Maadis (53) yang ditemukan tewas akibat diserang binatang buas saat mencari ikan di sungai.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Sempat dilaporkan hilang lantaran tak juga pulang ke rumah, seorang pencari ikan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di tepi Sungai Batang Simonok, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (1/7) sekitar pukul 1.15 WIB.

Korban yang diketahui bernama Maadis (53), warga Jorong II Koto Bangun, Nagari Koto Ba/ngun, Kecamatan Kapur IX, ini ditemukan oleh Tim SAR gabungan bersama masyarakat dengan wajah dan kepala mengalami lu/ka-luka yang diduga bekas cakaran binatang buas.

Setelah ditemukan, jasad korban pun kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Peristiwa itu sontak meng­gemparkan warga dan se­kaligus membuat warga ketakitan, lantaran korban diduga tewas akibat di­terkam binatang buas. Hanya saja, belum diketahui pasti, binatang buas apa yang telah menghabisi nyawa korban.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kapolsek Ka­pur IX, Iptu Dipa Ningrat membenarkan kalau korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi wajah dan kepala ada bekas cakaran binatang buas. Korban ditemukan di pinggir sungai.

“Korban Maadis ditemukan tim gabungan Polri, Damkar dan aparat Peme­rintahan Nagari dan dibantu masyarakat setempat. Korban ketika kita temukan tergeletak dan sudah me­ninggal dunia dengan wajah penuh luka cakar di wajah dan kepalanya,” ungkap Iptu Dipa Ningrat, Kamis (1/7).

Dijelaskan Iptu Dipa, sesuai dengan laporan yang diterima dari istri korban, sebelumnya korban meminta izin kepada istrinya, Rabu (30/6) sekira pukul 08.00 WIB pergi me­nang­kap ikan di Sungai Batang Simonok. Namun hingga malam, korban tidak kunjung kembali pulang ke rumahnya.

“Keluarga sangat cemas dan khawatir sehingga  pihak keluarga korban melapor ke Pemerintahan Nagari dan diteruskan kepada kami. Atas laporan itu, saya dan anggota, di­ban­tu aparat nagari, pertugas Damkar serta ma­sya­rakat setempat melakukan pencarian dengan cara menyusuri aliran Batang Simonok,” jelas Iptu Dipa.

Dikatakan Iptu Dipa, beberapa jam melakukan pencarian, usaha tim ga­bungan mendatangkan hasil. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan kondisi wajah penuh luka cakar tergeletak di pinggir Batang Simonok. Malam itu juga, tim gabungan mengevakuasi jasad korban dan langsung melarikannya ke Puskesmas Muaro Paiti untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Terkait penyebab kematian korban, kuat duga­an korban diserang binatang buas. Namun hewas buas jenis apa yang telah merenggut nyawa korban, dia belum bisa memastikan. Dan korban sudah dise­rahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional