Close

Pencari Ikan di Danau Maninjau Tewas Kestrum

TEWAS— Seorang pencari ikan di tepi Danau Maninjau tewas akibat tersengat listrik saat memegang tali sling penahan tiang listrik.

AGAM,METRO–Seorang pemuda yang sedang mencari ikan tewas tersengat listrik tegangan tinggi di pinggir Danau Maninjau, kawasan objek wisata Muko-Muko, Nagari Koto Malintang,  Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (22/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sontak saja, puluhan warga yang berada di lo­kasi ikut bersama korban mengambil ikan-ikan yang mengapung dampak naik­nya bekas pakan ikan aki­bat terjangan angin ken­cang beberapa hari ter­akhir ini, dibuat panik lan­taran melihat korban ke­jang-kejang dengan ta­ngan memegang tali sling pe­nahan tiang listrik.

Bahkan, salah seorang yang berusaha membantu untuk melepaskan tangan korban dari tali sling, ma­lah ikut tersengat listrik dan terpental. Warga pun ke­mudian memukul tangan korban menggunakan ka­yu hingga akhirnya tangan korban terlepas dari tali sling dan terjatuh ke da­nau.

Setelah itu, warga me­ngangkat korban bernama Raihan febrian, (20) warga Tengkong-Tengkong, Na­gari persiapan Sungai Ja­riang ini dari danau dan membawanya ke RSUD Lubuk Basung untuk men­dapatkan pertolongan me­dis. Nahas, setelah dicek oleh tim dokter di IGD rumah sakit tersebut, ter­nyata korban sudah me­ninggal dunia.

Tokoh masyarakat Teng­kong-Tengkong, An­ton menjelaskan, korban saat itu mengumpulkan ikan yang mengapung di tepi danau, tepatnya di kawasan wisata Muko-Muko.

“Ia diduga terpeleset ke danau dan refleks me­megang kabel sling pena­han tiang listrik di lokasi. Diduga kabel sling itu me­miliki arus listrik, korban tersengat dan terlempar ke danau,” kata Anton.

Melihat kejadian itu, kata Anton, pencari ikan yang lain langsung meng­hentikan aktivitasnya. Saat diangkat, di tubuh korban didapati luka robek yang memanjang di bagian perut.

“Korban langsung die­vakuasi dan dilarikan ke IGD RSUD Lubuk Basung untuk dilakukan visum. Keluarga korban juga telah melaporkan kejadian ini ke Polres Agam,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Tan­jung Raya AKP Yudi Partanto membenarkan peristiwa itu.Kemudian menurut informasi ma­syarakat sekitar bahwa Raihan mencari ikan di pinggir Danau Maninjau.  Karena kondisi cuaca hujan lebat, Reihan dan warga lainya berusaha berteduh.

“Ketika mau mencari tempat untuk berteduh, korban berlari dan ter­peleset lalu refleks meme­gang kabel sling penahan tiang listrik agar tidak jatuh. Malangnya, tali sling yang dipegang korban diduga dialiri listrik dan korban langsung kejang-kenjang,” ungkap AKP Yudi.

Menurut AKP Yudi, me­lihat korban yang kejang-kejang, rekan korban ber­nama  Yusrizal yang men­coba membantunya. Ha­nya saja, saat menolong korban, Yusrizal  ikut ter­imbas sengatan arus listrik dan terhempas di lokasi, sehingga membuat warga lainnya takut membantu korban.

“Korban lumayan lama lengket dengan tali sling itu dan berhasil terlepas se­telah dipukul pakai kayu. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan di­nya­takan meninggal dunia. Setelah mendapat laporan adanya kejadian itu, kami langsung men­datangi lo­kasi untuk me­lakukan olah TKP,” ungkap AKP Yudi.

Dikatakan AKP Yudi, kuat dugaan tali sling itu dialiri listrik yang berasal dari kabel pada tiang listrik bocor. Meski begitu, untuk mengungkap penyebab pasti korban tewas, pihak­nya masih tersus mela­kukan penyelidikan.

“Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di dima­kamkan. Kepada masya­rakat, kami mengimbau agar selalu hati-hati saat mencari ikan di tepi Danau Maninjau. Apalagi cuaca saat ini sangat ekstrem,” tutupnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top