Close

Penataan 16 Titik Trotoar Manjakan Warga Kota, Jalur Pedestrian, Ramah Difabel

UJUNGGURUN, METRO – Pemko Padang terus mengebut penataan trotoar di 16 titik ruas jalan. Penataan trotoar di Kota Padang merupakan kegiatan strategis daerah dengan anggaran mencapai Rp32 miliar. Anggaran itu dialokasikan untuk membangun trotoar sepanjang 11,5 km.

Dua bulan jelang tahun anggaran 2019 berakhir, warga Kota Padang pun sudah bisa menikmati trotoar yang telah diperbaiki tersebut. Trotoar ini didesain ramah disabilitas atau difabel dan dilengkapi dengan kursi, lampu penerangan, papan informasi serta tempat sampah.

Pengerjaan trotoar sendiri sudah dimulai sejak pertengahan Juli dan akan dikerjakan hingga akhir tahun 2019. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Yenni Yuliza, menjelaskan model trotoar yang dibuat menggunakan 2 model yaitu model tile dan paving blok.

“Hanya 2 titik menggunakan model tile, yaitu di Khatib Sulaiman dan sekitar pantai. Selebihnya model paving blok,” ungkap Yenni, Selasa (5/11).

Pengerjaan trotoar di 16 titik tersebut, yakni kawasan SMA 1 Padang, Jalan Beringin Raya, Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Gajah Mada, Jalan Proklamasi, Jalan Ksatria, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Agus Salim, Jalan MH Thamrin dan Jalan Kampung Nias. Kemudian, Jalan Veteran, Jalan Sutan Syahril, Jalan Kis Mangunsarkoro, Jalan S Parman, Jalan Proklamasi, Jalan Raya Siteba, Jalan Jamal Jamil dan Jalan Andalas.

“Pengerjaan trotoar yang sudah berlangsung lama, yaitu Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Proklamasi, Jalan Sawahan, Jalan Gajah Mada, Jalan Thamrin, Jalan Kis Mangunsarkoro Jalan S Parman, SMA 1 Lolong. Yang baru mulai yaitu di Jalan Beringin Raya,” ujar Yenni.

Selain itu, trotoar-trotoar yang dibangun tersebut juga dilengkapi dengan lampu pedestrian untuk pejalan kaki dan bangku. Sebelumnya, Dinas PUPR sudah ada memasang lampu pedestrian dan bangku ini di Jalan Ujung Gurun, Jalan Jati dan kawasan Ganting.

Target penyelesaian pengerjaan pembangunan trotoar tahun ini, menurut Yenni, berbeda. Untuk pengerjaan trotoar di Jalan Sawahan, Jalan S Parman dan Jalan Kis Mangunsakoro, ditargetkan tuntas pertengahan November. Sedangkan titik-titik lainnya, ditargetkan tuntas pengerjaan pada Desember nanti. Termasuk di dalamnya pengerjaan trotoar di Jalan Khatib Sulaiman.

Untuk trotoar Jalan Khatib Sulaiman, pengerjaannya dilakukan sepanjang 1,3 km. Yaitu, mulai dari Simpang Presiden hingga ke depan Hotel Whiz. Sisanya, akan dibangun tahun depan. Sedangkan lebar trotoar yang dibangun tersebut yaitu 6-8 meter.

Sementara itu, Ega (25), pengguna jalan mengungkapkan, dengan seriusnya Pemko membangun dan memperbaiki fasilitas umum seperti trotoar, sebagai bukti Pemko benar-benar mengayomi dan memperhatikan kebutuhan warga.

“Udah bagus, saya sebagai pejalan kaki merasa diperhatikan juga. Ditambah dengan dibangunnya kursi dan lampu jalan,” kata Ega.

Ega juga mengungkapkan selain memanjakan warga, dengan pembenahan trotoar akan menarik wisatawan nasional serta internasional.

“Tapi fasilitas seperti ini bukan hanya kerjaan pemerintah. Kita sebagai warga juga harus ikut menjaga dan merawatnya,” imbuhnya. (mg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top