Menu

Penanggulangan Bencana Bukan hanya Tanggung Jawab Pemerintah

  Dibaca : 238 kali
Penanggulangan Bencana Bukan hanya Tanggung Jawab Pemerintah
Sesuai dengan amanat UU No.24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, dimana penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab masyarakat dan dunia usaha.

TANAHDATAR, METRO–Sesuai dengan amanat UU No.24 tahun 2007 ten­tang penanggulangan ben­cana, dimana penang­gu­langan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab ma­sya­rakat dan dunia usaha.

Berdasarkan hal ter­sebut BPBD Provinsi Su­matera Barat bersama BPBD Tanah Datar melak­sanakan Pelatihan Pence­gahan Mitigasi Bencana/Sosialisasi Pembentukan Forum Pengurangan Re­siko Bencana (FPRB) yang dibuka Bupati diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan dr. Er­mon Revlin, Selasa (22/6) di Aula Kantor Bupati di Paga­ruyung.

Hadir pada kesem­patan tersebut, Kasi Kesiap­sia­gaan BPBD Provinsi Su­matera Barat Ilham Wa­hab, Kalaksa BPBD Tanah Datar diwakili oleh Kabid RR Syofyan Ali Zumara, Pimpinan OPD terkait, pim­pinan BUMN dan Ormas Mitra Kebencanaan BPBD Kabupaten Tanah Datar.

Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan dr. Ermon sampaikan Pe­me­rintah Kabupaten Tanah Datar menyambut baik akan dibentuknya suatu wadah untuk melatih ke­siap­siaga­an masyarakat menghadapi bencana agar masyarakat bisa jauh dari bencana dan mengurangi resiko dari bencana ter­sebut.

“Pemkab menyambut baik kegiatan Ini untuk membentuk wadah berupa Forum Pengurangan Re­siko Bencana (FPRB) uuntuk kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana,” kata Ermon.

Sementara itu, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Sum­bar Ilham Wahab sampai­kan FPRB adalah perwu­judan partisipasi masya­rakat dalam penang­gula­ngan bencana di daerah yang terdiri dari perwakilan OPD,lembaga usaha, aka­demisi, ormas, LSM, Media Massa dan relawan.

Ilham tambahkan, tu­juan dibentuknya FPRB adalah untuk memastikan pembangunan daerah dan kebijakan yang diambil berbasis pengurangan re­siko bencana yang meru­pakan tindaklanjut dari Pelatihan FPRB Provinsi Sumatera Barat tanggal 21 Mei 2021 yang lalu dengan harapan agar dapat ter­bentuk FPRB di setiap kabu­paten/kota se-Sumatera Barat.

Lebih lanjut, kata Ilham, Jambore FPRB se-Suma­tera Barat direncanakan diadakan di Kabupaten Solok Selatan dengan meng­hadirkan Wali Nagari.

Pada kesempatan ter­sebut menghadirkan pe­ma­teri dari Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Barat Hidayatul Irwan, S.­Kom, MT dengan judul Pem­bentukan/Penguatan FPRB dan Elfinita (Him­punan Wanita Disabilitas Provinsi Sumatera Barat).

Di akhir kegiatan telah ditetapkan Pengurus Ha­rian Forum PRB Kabupaten Tanah Datar dengan Ketua Drs. Revoldesman (Kwar­cab 0304 Tanah Datar), Wakil Ketua Afrizal (Forum Relawan Tanah Datar),Sek­retaris Faisal, S.HI (PMI Tanah Datar) dan Wakil Sekretaris BPBD Kabu­pa­ten Tanah Datar. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional