Menu

Pemulihan Sosial Ekonomi, Pemko Maksimalkan Program Ekonomi Produktif

  Dibaca : 141 kali
Pemulihan Sosial Ekonomi, Pemko Maksimalkan Program Ekonomi Produktif
DIALOG—Wali Kota Sawahlunto Deri Asta berdialog dengan salah seorang pedagang di Pasar Sawahlunto sebelum pandemi Covid-19.

SAWAHLUNTO, METRO
Tahun 2021 mendatang, arah kebijakan fiskal pemerintah adalah percepatan pemulihan sosial ekonomi dan penguatan reformasi di bidang pendapatan. Progam ini guna mendukung pemulihan dunia usaha dan optimalisasi melalui inovasi kebijakan untuk percepatan pemulihan ekonomi. Pemko Sawahlunto pun menyesuaikan kebijakan fiskal daerah dengan hal tersebut.

Sehingga, dalam kebijakan pembangunan dan prioritas belanja daerah tahun 2021 Pemko Sawahlunto, dari total 8 poin ada setidaknya 5 poin prioritas yang mengarah pada pemulihan sosial ekonomi ini.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, bakal memprioritaskan pemulihan sosial ekonomi ini juga telah selaras dengan visi dan misi Pemko Sawahlunto yakni dengan kebersamaan mewujudkan Sawahlunto sebagai kota wisata yang kreatif, inovatif, unggul, bermartabat, adil dan sejahtera.

“Kita kan memang sudah dan terus memberikan perhatian khusus pada pengembangan ekonomi produktif masyarakat. Sehingga 2021 nanti, dalam masa pemulihan sosial ekonomi akibat pandemi Covid ini, maka program ekonomi produktif ini akan kita garap lebih maksimal,” ujar Deri Asta, usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sawahlunto, Rabu (4/11).

Program ekonomi produktif yang telah dijalankan Pemko Sawahlunto itu, dicontohkan Walikota antara lain adalah bantuan modal usaha berupa dana bergulir, bantuan ternak kambing (sebelumnya juga ayam dan itik), bantuan bibit pinang dan manggis serta sejumlah bantuan lainnya untuk memicu pertumbuhan ekonomi produktif masyarakat.

Sementara, 5 poin prioritas di kebijakan pembangunan dan prioritas belanja daerah yang mengarah pada pemulihan sosial ekonomi itu adalah ; peningkatan kualitas produk dan komoditi unggulan daerah serta peningkatan kualitas tenaga kerja.

Kemudian, penyediaan infrastruktur yang menjamin pembangunan berkelanjutan. Juga peningkatan kualitas dan daya tarik destinasi serta promosi wisata.

Selanjutnya, peningkatan kualitas perencanaan, penyelenggaraan dan pengawasan serta pelaporan pembangunan di tingkat kota, perangkat daerah dan pemerintah terdepan. Serta penerapan sistem pengelolaan pemerintah berbasis teknologi informasi dan industrialisasi. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional