Close

Pemudik via BIM Mencapai 5.095 Orang

PEMUDIK PADATI BIM— Para pemudik berada di area kedatangan penumpang Bandara Internasional Minangkabau, Padangpariaman. (milna/posmetro)

PADANG, METRO – Pada H+2 Idul Fitri 1440 Hijriyah atau 8 Juni 2019 sekitar 6.239 pemudik meninggalkan Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabu (BIM), Padangpariaman. Sebaliknya pada H+2 masih banyak pemudik yang sampai melalui BIM mencapai 5.095 orang diangkut sebanyak 41 penerbangan.

“Keberangkatan pemudik tersebut diangkut 39 penerbangan ditambah dua penerbangan tambahan,” kata Humas PT Angkasa Pura II BIM, Fendrick Sondra, Minggu (9/6).

Menurut Fendrick, kendati jumlah tersebut mengalami penurunan 18,76 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu akan tetapi dibandingkan hari sebelumnya terjadi peningkatan arus balik.

“Pada H+1 jumlah pemudik yang berangkat hanya 4.146 orang diangkut 39 penerbangan,” ujar Fendrick.

Seperti diketahui, menyambut mudik 2019 PT Angkasa Pura II membentuk posko mudik terpadu di BIM yang beroperasi mulai H-7 hingga H+7 atau dari 29 Mei hingga 13 Juni 2019.

Posko mudik bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan mulai dari Polres Padangpariaman, TNI, Kesehatan Pelabuhan, BMKG, Otoritas Bandara dan Airnav.

Fendrick mengimbau, penumpang yang akan balik agar senantiasa memperhatikan jadwal penerbangan dan tidak membawa barang terlalu banyak. Selain itu, penumpang tidak bercanda tentang bom.

“Karena sesuai Undang-undang bisa ditindak secara pidana dan merugikan orang lain hingga jadwal penerbangan ditunda,” imbau Fendrick.

Salah seorang pemudik yang hendak ke Padang, Fuldi mengaku sengaja pulang kampung setelah Lebaran karena masih ada sejumlah urusan yang mesti diseledaikan. Bagi dia, terpenting bisa pulang ke kampung halaman.

“Ya bisanya balik setelah lebaran, karena masih ada urusan. Yang penting bisa pulang berkumpul bersama keluarga di Padang,” ujar Fuldi.

Pemudik di BIM turun 27,1 Persen

PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pemudik angkutan udara di BIM sejak H-7 hingga H-2 Idul Fitri 1440 Hijriah mengalami penurunan 27,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. “Sepanjang H-7 hingga H-2 atau 29 Mei hingga 3 Juni 2019, jumlah pemudik yang tiba mencapai 36.887 pemudik, sementara pada periode sama 2018 mencapai 51.024,” kata Fendrick.

Menurut Fendrick, penurunan jumlah penumpang tersebut salah satunya dipicu kenaikan harga tiket pesawat yang menyebabkan sebagian pemudik memilih jalur darat untuk pulang ke kampung halaman.

“Sebanyak 36.887 pemudik tersebut diangkut menggunakan 220 penerbangan atau turun dibandingkan periode yang sama 2018 yang mencapai 267 penerbangan,” ujar Fendrick. Sementara pada H-2 jumlah pemudik yang tiba di Bandara Internasional Minangkabau mencapai 5.626 pemudik menggunakan 36 penerbangan. (mil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top