Menu

Pemuda Situjuah Nagari, Kabu­paten Limapuluh Kota, Garap Adik Teman, akaknya akan Dibuat Gila jika Menolak, Dibawa ke Rumah, lalu 3 Kali Dicabuli

  Dibaca : 162 kali
Pemuda Situjuah Nagari, Kabu­paten Limapuluh Kota, Garap Adik Teman, akaknya akan Dibuat Gila jika Menolak, Dibawa ke Rumah, lalu 3 Kali Dicabuli
PELAKU CABUL— Pemuda berinisial RS (22) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Payakumbuh atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

PAYAKUMBUH, METRO–Tega mencabuli gadis bawah umur yang masih berstatus pelajar SMP, seorang pemuda peng­anggu­ran di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabu­paten Limapuluh Kota ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh. Parah­nya, aksi bejat itu dilakukan pemuda tersebut kepada adik dari temannya sendiri.

Pelaku yang diketahui berinisial RS (22) ini dengan mudahnya melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban Bunga (nama samara-red) hanya dengan memberikan ancaman me­lalui kata-kata. Pelaku me­ngan­cam akan menga­nia­ya kakaknya dan bahkan akan membuat kakaknya gila jika menolak.

Lantaran korban yang malang ini menyayangi kakaknya dan tak ingin kakaknya dicelakai, korban pun dengan terpaksa me­nu­ruti permintaan teman kakaknya tersebut. Tetapi, pelaku tidak hanya satu kali meminta korban men­jadi pelampiaskan nafsu bejatnya, melainkan tiga kali.

Kapolres Payakumbuh, AKBP  Alex Prawira, didam­pingi Kasat Reskrim AKP Aknopolindo, menga­ta­kan, penangkapan ter­hadap ter­sangka RS dila­kukan pada Jumat (16/7) sekitar pukul 14.00 WIB setelah berhasil mengan­tongi dua alat bukti yang sah. Kemu­dian juga dikuat­kan dengan pengakuan tersangka ke­pada penyi­dik.

“Pelaku mengakui su­dah melakukan persetu­bu­han sebanyak tiga kali de­ngan korban bertstus anak di bawah umur. Aksi penca­bula itu dilakukan ter­sang­ka di rumahnya. Terakhir kali tersangka melaku­kan­nya pada bulan Desember 2020 lalu,” kata AKP Akno­polindo, Rabu (28/7) kepada wartawan.  

Disampaikan AKP Ak­no­polindo, terungkanya kasus ini berawal penga­kuan korban kepada orang tuanya kalau ia telah dise­tu­buhi oleh tersangka RS. Men­dapat pengakuan yang mengejutkan itu, orang tua korban langsung melapor ke Polres Paya­kum­buh.

“Korban sejak dicabuli oleh tersangka, menjadi lebih pendiam dan sering murung. Hampir satu ta­hun memendamnya, kor­ban akhirnya memberani­kan diri untuk bercerita kepada orang tuanya, hing­ga dilaporkanlah kasus ini,” ungkap AKP Akno­polindo.

Dijelaskan AKP Akno­polin­do, dari hasil pemerik­saan, korban melakukan persetubuhan setelah di­ancam oleh pelaku dengan kata-kata akan membuat abangnya menjadi gila jika tidak mau melayani nafsu bejatnya. Mendengar itu, korban yang tidak ingin abangnya gila, akhirnya menuruti keinginan RS untuk berhubungan layak­nya suami istri. 

“Setelah kita dapat la­po­ran kemudian  melaku­kan pemanggilan terhadap tersangka serta di lakukan pemeriksaan terhadapnya, sesudah terpenuhi unsur dari dua alat bukti yang sah, bahwa benar tersangka telah melakukan perse­tubuhan terhadap anak dibawah umur,” ungkap­nya. 

Disampaikan Kasat, dari hasil pemeriksaa ter­sang­ka dan saksi serta kor­ban, didapat keterangan bahwa dalam peristiwa ini tersangka telah menye­tu­buhi korban karena ter­sang­ka berhasil membuat korban takut dengan anca­man­nya.

“Dikarenakan korban takut oleh ancaman ter­sebut, maka korban me­ngikuti kemauan tersang­ka. Dalam proses penyi­dikan, korban juga sudah dilakukan visum untuk me­lengkapi alat bukti. Ter­ha­dap tersangka sudah dila­kukan penahan badan un­tuk diproses hukum,” pung­kasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional