Menu

Pemprov Sumbar Yakinkan Pemerintah Pusat Tuntaskan Proyek Strategis Nasional, Perjuangkan Rp 1,5 Triliun

  Dibaca : 211 kali
Pemprov Sumbar Yakinkan Pemerintah Pusat Tuntaskan Proyek Strategis Nasional, Perjuangkan Rp 1,5 Triliun
Kedatangan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit bersama rombongan Kemenko Marves disambut hangat oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai

Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Gubernur, Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur, Nasrul Abit, bekerja keras meyakinkan pemerintah pusat, agar dapat mengucurkan anggaran untuk pembangunan di daerah ini. Terutama, dalam upaya menuntaskan sejumlah proyek strategis nasional di Sumbar.   Kerja keras ini dibuktikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dengan langsung turun tangan mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Ridwan Djamaluddin bersama rombongan, saat meninjau kondisi pembangunan di Sumbar.

Kunjungan rombongan Kemenko Marves ini, Senin (3/8), ke Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Selasa (4/8), ke Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Ikut dalam rombongan itu, Asisten Deputi Bidang Infrastruktur Pelayaran Kemenko Marves, Djoko Hartoyo, Direktur Pembangunan Jalan Kementerian PUPR, Ir. Herry Vaza, M.Sc Eng PH, Yudhi Adhi Purnama, Kabid Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian, Aries Wibowo, ST, M.Sc , Kasubdit Pelayanan Jasa dan Usaha Pelabuhan Kementerian Perhubungan dan beberapa OPD di lingkup Pemprov Sumbar.

Ada tiga proyek nasional dan pembangunan strategis sedang berjalan di dua daerah tersebut. Yakni, pembangunan jalan Trans Mentawai, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mentawai di Siberut Barat dan Pelabuhan Teluk Tapang, Kabupaten Pasbar.

Dari tiga kegiatan tersebut, dua diantaranya dibiayai langsung oleh pemerintah. Sedangkan, KEK Mentawai, pemerintah hanya sebagai regulator, pembangunanya oleh pihak swasta. Jika pembangunan Trans Mentawai dan Teluk Tapang tuntas sesuai Perpres No 18 tahun 2020, setidaknya, ada Rp1,5 triliun dana masuk ke Sumbar. Anggaran itu terdiri dari, Rp 716 miliar untuk Trans Mentawai dan Rp816 miliar untuk jalan Teluk Tapang. “Kita upayakan pembangunan itu rampung secepatnya. Karena dengan itu, kita yakin akan meningkatkan perekonomian Sumbar. Terutama di Mentawai dan Pasbar,”ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit mengungkapkan, di Kabupaten Kepulauan Mentawai, harga kebutuhan pokok naik berlipat-lipat, karena sulitnya transportasi. Semua akses yang ada hanya ada laut.
Jika pembangunan Trans Mentawai rampung, maka isolasi Kabupaten Kepulauan Mentawai perlahan dibuka. Harga kebutuhan terjangkau, perekonomian masyarakat meningkat.

Begitu juga di Teluk Tapang. Pelabuhan tersebut dermaganya sudah bisa dimanfaatkan. Sementara akses jalan belum selesai. Jika pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang tuntas, maka ada multiplier effect yang dirasakan.

Pertama, biaya angkut komoditi ekspor hasil perkebunan dari Utara Sumbar bisa rendah. Selama ini, semua komoditi dibawa ke Teluk Bayur, yang jaraknya cukup jauh, sekitar 200 kilometer. Kemudian, badan jalan juga menjadi awet, karena beban barang tidak banyak lagi menuju Teluk Bayur. “Bahkan, pelabuhan itu juga bisa melayani daerah tetangga, Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara, khusus pembangunan Trans Mentawai terdiri dari, pengerjaan empat ruas jalan. Yakni, ruas Laboan Bajau-Sigapokna, ruas Sigapona-Simaleg, ruas Sigalubek-Taileleu dan ruas Simaleg-Simatalu-Sagalubek. Dari empat ruas tersebut, hanya ruas Laboan Bajau-Sigapokna dan Sagalubek-Taleleu yang dapat dikerjakan sampai tahun 2021. Sisanya belum bisa dikerjakan, karena ada perizinannya ada yang harus dilengkapi.

Dari Rp 462,3 miliar untuk pembangunan 208,3 kilometer jalan, anggaran yang bisa digunakan tahun 2021 sebesar Rp 228,2 miliar dengan volume 58,15 kilometer. Sedangkan, yang belum bisa digunakan sampai tahun 2021 sebesar Rp234,1 miliar sepanjang 150,2 kilometer. Untuk itu, sisa dana sebesar Rp 253,6 miliar digunakan untuk pembukaan dan peningkatan jalan penghubung sisi Barat ke Timur Pulau Siberut. Untuk pembangunan jalan di Pelabuhan Teluk Tapang, progres yang sudah dilakukan, yakni pembukaan trase jalan ke pelabuhan sepanjang 33,86 kilometer. Pengaspalan jalan sepanjang 7,7 kilometer, pengerasan jalan sepanjang 15,6 kilometer dan pembangunan jembatan tujuh unit dari total 13 unit jembatan. Satu unit jembatan dilaksanakan pada 2020 ini.

Dari pembangunan itu, membutuhkan anggaran sebesar Rp 413,4 miliar bersumber dari APBN dan Rp8,2 miliar bersumber dari APBD. Rinciannya, Rp23,9 tahun 2020. Kemudian, Rp 146 tahun 2021, untuk pengerasan dan pembangunan jembatan, Rp 120 miliar tahun 2022 untuk pengaspalan dan Rp 147,4 miliar untuk pengaspalan.

Pembangunan dalam pekerjaan fisik dimulai bertahap tahun 2008 hingga 2013 dengan nilai Rp 231,2 miliar. Pembangunan Dermaga Teluk Tapang berlanjut berkesinambungan. Mulai dari Gubernur Sumbar sebelumnya, Gamawan Fauzi diterus Gubernur Irwan Prayitno saat kepemimpinan awal 2010-2015. Sempat terhenti dan saat ini kita mulai lagi dengan ada Review RIP oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2019,” ungkap Nasrul Abit.

Deputi Infrastruktur dan Transpotasi Kemenko Marves, Ridwan Djamaluddin menyampaikan, guna membangkitkan kawasan pesisir di Sumbar, pemerintah membangun jalan penghubung dan infrastruktur di sisi darat di Pelabuhan Teluk Tapang, Kabupaten Pasbar. “Kita ingin membangun kawasan pesisir Sumbar ini, supaya tidak terlalu tertinggal jauh dengan bagian lain. Yaitu dengan pembukaan jalan penghubung dari Bunga Tanjung hingga ke pelabuhan, serta beberapa infrastruktur sisi darat di Pelabuhan Teluk Tapang,” katanya.

Sementara untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai, ada dua skema utama pembangunan. Pertama, membebaskan kabupaten ini dari keterisolasian, dengan membuka akses ke daerah terpencil, lewat pembangunan jalan Trans Mentawai. “Dari hasil tinjauan kemarin ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, terlihat sebagian pembangunan Trans Mentawai sudah berjalan. Selain itu, Dermaga Laboan Bajau juga sudah mulai dibangun, mungkin sudah sekitar 60-70 persen selesai,” ujarnya. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional