Close

Pemprov Sumbar Hadirkan Program 5 Untung, Menunggak Pajak Kendaraan di Atas 3 Tahun Cukup Bayar 2 Tahun

Mahyeldi Ansharullah Gubernur Sumbar

SUDIRMAN, METRO–Melalui Program 5 Untung, Pe­me­rintah Provinsi Sumatera Barat (Pem­prov Sumbar) memberikan keringa­nan pada pajak kendaraan bermotor. Di antaranya diskon pajak dan pemutihan bagi pajak menunggak.

“Kita mem­berlakukan keringanan pajak ken­daraan bermotor, untuk bagi masyarakat. Bagi masyarakat hen­dak­nya dapat memanfaatkan ke­sem­patan ini,”sebut Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Maswar Dedi, Selasa (13/9).

Dikatakannya, ada lima keringa­nan yang diberikan untuk pajak ken­daraan bermotor di Sumbar. Per­tama memberikan diskon pajak. Diskon itu berlaku bagi pemilik ken­daraan bermotor yang mem­­bayar pajak sebelum ja­tuh tempo.

Dengan rincian, pembayaran pajak 30 hari sebelum jatuh tempat sampai jatuh tempo, maka diberikan diskon sebanyak 2 persen. Kemudian, pembayaran lebih dari 30 hari sampai 60 hari sebelum jatuh tempo pajak, maka akan maka pembayaran pajaknya mendapatkan diskon sebanyak 4 persen. Untuk pembayaran pajak lebih dari 60 hari sampai 90 hari sebelum jatuh tempo, akan mendapatkan diskon sebanyak 8 persen.

Bahkan, jika pajak kendaraan bermotor dibayar lebih awal 120 hari sampai 180 hari sebelum jatuh tempo, maka akan mendapatkan diskon sebanyak 20 persen.

“Diskon ini cukup besar, jika ada sekarang membayar pajak, tapi jatuh temponya sekitar 3 bulan lagi, dapat diskon 10 persen. Angka ini untuk pajak kendaraan mahal, seperti pajak Rp5 juta, maka dapat diskon Rp500 ribu,­”sebut­nya mencontohkan.

Keringanan kedua, yakni bebas denda pajak dan pemutihan bagi yang su­dah menunggak. Bebas denda ini, berlaku untuk kendaraan yang menunggak pajak.

 Jika menunggak pajak dua tahun, maka cukup dibayar satu tahun saja tanpa denda. Untuk pajak menunggak diatas tiga tahun, maka cukup dibayar dua tahun saja tanpa denda. Satu tahun pajak tertunggak, ditambah dengan pajak satu tahun berjalan.

“Jadi untuk mati pajak diatas tiga tahun, cukup bayar 2 tahun saja, dengan rincian satu tahun pajak tertunggak ditambah satu tahun pajak tahun ber­jalan,”kata Maswar Dedi menambahkan.

Keringanan atau keuntungan lainnya adalah bebas pokok bea balik nama kendaran bermotor (BBNKB) untuk kedu dan seterusnya. Artinya jika ingin melakukan BBNKB ma­ka tidak akan dikenakan biaya. Keuntungan ini khusus untuk balik nama yang kedua dan seterusnya. Tidak berlaku untuk kendaraan baru.

Selain bebas dari bea pokok BBNKB, Pemprov Sumbar juga membebaskan pembebanan denda administrasi atas keterlambatan membayar BBNKB kedua dan seterusnya. Ini berlaku untuk seluruh warga Sumatera Barat.

Keringanan kelima, yak­ni pemilik kendaraan ber­motor diuntungkan de­ngan pembebasan pajak progresif atas kepemilikan kendaraan bermotor pribadi kedua dan seterusnya dalam satu keluarga.

“Jadi jika ingin memiliki kendaraan bermotor dengan nama yang berbeda dalam satu keluarga tidak dikenakan pajak progresif. Artinya jika satu keluarga sudah memiliki satu mobil, kemudian membeli mobil lagi, namun atas nama lain dalam keluarga tidak dike­na­kan pajak,”katanya.

Dijelaskannya, sebelumnya pajak progresif di­ke­nakan jika dalam satu kel­uarga sudah punya satu ken­daraan, untuk kenda­raan kedua walau nama ber­beda tapi dalam satu keluarga akan dikenakan pajak progresif sebanyak 2,5 persen.

Pemberlakuan keringanan dan keuntungan bagi pemilik kendaraan bermotor ini hanya berlaku 2 bulam. Dari tanggal 12 September hingga 12 Novemver 2022.

“Keringanan ini kita be­ri­kan hanya dalam rentangan waktu yang kita tetapkan. Karena kebijakan ini hanya bisa dilakukan satu kali, tidak bisa diulang-ulang,”tambahnya.

Pembayaran dapat dilakukan pada seluruh kantor Pelayan Satu Atap (Sam­sat) di Sumbar. Samsat keliling yang terjadwal, Samsat Drive Thru, Samsat Gerai/Mall, Samsat Nagari dan Samsat digital nasional atau signal.n”Khusus untuk BBNKB hanya bisa pada kantor Samsat,­”pung­kas­nya. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top