Close

Pemprov Sumbar Galang Bantuan untuk Rehab-rekon Pascagempa Cianjur

BAHAS— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membahas terkait bantuan gempa Cianjur, bersama Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Maifrizon dan Direktur Operasional Bank Nagari, Syafrizal, Rabu malam (23/11) di BPBD Sumbar.

PADANG, METRO–Tidak hanya menyalurkan bantuan rendang sebanyak sekitar 2 ton untuk korban gempa Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) juga akan membantu pelaksanaan pembangunan rehab-rekon pas­cagempa magnitudo 5,6 di daerah tersebut nantinya. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumbar, Mah­­yeldi Ansharullah, saat menerima bantuan 100 kilogram rendang dari Bank Nagari, Kamis malam (24/11) di Kantor BPBD Pro­vinsi Sumbar. “Untuk ke­adaan darurat butuh gerak cepat memenuhi makanan untuk korban gempa. Kita siapkan rendang. Nanti rehab-rekon kita juga menggalang pendanaan untuk pembangunannya, “ ujar Mahyeldi.

Bantuan dana pembangunan di masa rehab rekon nantinya, prioritasnya untuk pembangunan masjid dan sekolah yang rusak akibat gempa. Selain itu bantuan juga disalurkan kepada Masyarakat Minang yang terdampak gem­pa di Cianjur.

“Termasuk Perantau Minang di Cianjur yang terdampak, baik itu usahanya nantinya. Kita bantu mo­dal­nya. Kita akan komunikasikan,” terang Mahyeldi.

Bantuan digalang nan­ti­nya melalui Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Termasuk melibatkan seluruh lembaga amal dan charity di Sumbar, agar bersama-sama berkontribusi membantu pembangunan di masa rehab rekon pascagempa Cianjur. Terkait bantuan rendang sebanyak sekitar 2 ton dari BUMD, BUMN dan OPD Pemprov Sumbar serta perusahaan swasta di Sumbar, yang diantarkan ke Cianjur, Kamis (24/11), Mahyeldi juga mengucapkan terima kasihnya.

Mahyeldi berharap dengan bantuan rendang ini mengurangi beban mu­sibah masyarakat yang membutuhkan makanan di masa darurat ini.

Direktur Operasional Bank Nagari, Syafrizal, saat penyerahan bantuan 200 kilogram rendang kepada Gubernur Sumbar, Rabu malam (24/11) di Kantor BPBD Sumbar mengatakan, bantuan rendang dikirim Bank Nagari ke Cianjur ini, karena bank ini bagian dari masyarakat Sumbar yang ikut berkontribusi mengatasi musibah bencana yang dialami masyarakat Cianjur. Apalagi Bank Nagari juga ada cabangnya di Provinsi Jawa Barat. Syafrizal mengatakan, rendang sebanyak 100 kilogram yang dikirim  diambil dari nasabah Bank Nagari yang me­miliki UMKM usaha rendang. Jadi dengan mengambil rendang dari UMKM, Bank Nagari ikut me­nge­rak­kan eko­nomi dan memajukan usaha UMKM di Sumbar.

Diketahui, gempa 5,6 magnitudo mengguncang Cianjur, sekitarnya pada Senin, (21/11) sekira 13.21 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai ratusan jiwa. Selain itu ribuan korban lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 58.362 orang terpaksa mengungsi. Kemudian, 6.570 unit rumah rusak berat, 2.071 unit rusak sedang, dan 12.641 unit rusak ringan.

“Ada 12 kecamatan yang terdampak, masing-masing kecamatan sudah berdiri tempat pengungsian,” jelas Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Adapun 12 kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cuge­nang, Cilaku, Cibeber, Su­ka­resmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrok. “Dari 12 kecamatan, masing-masing kecamatan sudah berdiri tempat pengungsian,” ujar Suharyan­to.­(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top