Close

Pemotor Tewas Tertimbun Longsor di Pasbar, 2 Mobil Terjebak, Akses Jalan Terputus

LONGSOR— Satu pemotor yang tewas tertimbun longsor dievakuasi. Sementara, tim gabungan masih terus melakukan pembersihan material longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Talamau, Pasbar.

PASBAR,METRO–Bencana tanah longsor yang terjadi di beberapa titik wilayah Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) pada Selasa (21/6) malam, menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, satu orang warga yang sedang mengendarai sepeda motor tewas tertimbun tanah longsor.

Korban tewas akibat tanah longsor itu diketahui bernama Yulisman (55),  warga Tabek Sirah, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar. Namun, jasad korban baru ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Rabu (22/6) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar Afrizal mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. akibat tertimbun material longsoran tanah. Usai ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

“Korban tertimbun longsor di Polong Enam. Selain korban tewas, di titik lokasi longsor juga ditemukan satu unit kendaraan roda dua BA 6857 SC terjebak dan tertimpa material longsor,” ungkap Afrizal.

Menurut Afrizal, curah hujan yang tinggi sejak Selasa (21/6) mengakibatkan terjadinya longsor sekitar pukul 19.30 WIB di empat titik yakni di Polongan Enam, Jorong Merdeka, Nagari Talu, sebanyak dua titik, di daerah Pasanggiangan Jorong Partomuan Nagari Talu satu titik dan di Kelok Kaco satu titik longsor.

“Satu unit mini bus BA 1087 DO terkena material longsor sedang dan satu unit mini bus terjebak dua titik longsor. Selain itu juga ada mobil ambulans RSUD Jambak yang tengah membawa jenazah juga terjebak di titik longsor Pasanggiang. Pada pukul 23.30 WIB jenazah yang dibawa dengan menggunakan ambulan RSUD sudah berhasil di evakuasi secara bersama-sama menggunakan ambulan milik Puskesmas Talu menuju rumah duka,” katanya.

Sedangkan di lokasi Polongan Enam, dijelaskan Afrizal, ada satu unit roda dua tertibun longsor dan sekitar 20 unit roda dua tidak dapat melintasi karena terjebak longsor. Pada pukul 23.30 WIB kendaraan roda dua beserta orangnya yang terjebak longsor sudah dapat di evakuasi keluar dari lokasi.

Menurut Afrizal, untuk kondisi di lokasi longsor, akses jalan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua. Namun, kendaraan roda empat belum bisa, karena alat berat perbantuan dari Dinas PUPR Pasbar, sedang bekerja membersihkan matrial longsor.

“Dari malam hingga siang ini (kemarin-red), tim gabungan masih berjibaku dalam membaersikan matrial dan dahan dahan kayu yang tumbang,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Azhar mengatakan pihaknya bersama instansi terkait seperti Polsek Talamau dan Dinas Pekerjaan Umum pagi ini mulai membersihkan material longsor.

“Akses jalan pagi ini belum bisa dilalui kendaraan. Untuk korban yang tertimbun longsor sudah dievakuasi,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Talamau AKP Junaidi mengatakan, data yang didapatkan, longsor terjadi di empat titik yakni di Polongan Enam Jorong Merdeka Nagari Talu dua titik, di daerah Pasanggiangan Jorong Partomuan Nagari Talu satu titik dan di Kelok Kaco satu titik longsor.

“Akibat longsor ini, menewaskan satu orang di daerah Polongan Anam. Informasinya, pada sore hari itu korban pulang kerja dari arah Kajai dan bermaksud pulang menuju rumahnya di Talu. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba material longsor dari arah bukit menimpa korban,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga memutus akses transportasi. Sampai saat ini,  jajaran Polsek Talamau masih berada di lokasi longsor dalam pengaturan jalan dalam rangka memberikan rasa aman, serta membantu mengevakuasi beberapa masyarakat pengguna jalan.

“Akses jalan masih terputus dan pembersihan material longsor sudah dimulai menggunakan alat berat. Kami bersama instansi lain akan mempercepat proses pembersihan agar akses jalan kembali normal,” pungkasnya. (end)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top