Close

Pemotor jadi Korban Tabrak Lari, Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kabupaten Agam

TABRAK LARI— Kasatlantas Polres Agam Iptu Apriman bersama anggotanya melakukan olah TKP kasus tabrak lari yang menewaskan pemotor di Jorong Kotogadang, Nagari Salarehaia, Kecamatan Palembayan.

AGAM,METRO–Seorang pengendara sepeda motor ditemukan oleh warga dalam kondisi tewas bersimbah darah di Jorong Kotogadang, Nagari Salarehaia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Minggu (30/1). Diduga, pemotor itu me­rupakan korban tabrak lari.

Saat ditemukan, korban bernama Untung Hamidi (40) warga Jorong Kotogadang, Nagari Salarehaia ini tergeletak dan kepalanya sudah mengeluarkan darah segar. Sedangkan sepeda motornya berada beberapa meter dari jasad korban dengan kondisi bekas ditabrak.

Usai ditemukan, personel Unit Laka Lantas Polres Agam tiba di lokasi melakukan olah TKP dan selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Lubukbasung. Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sedangkan mobil yang me­nabrak korban masih di­selidiki oleh Polisi.

Kasatlantas Polres Agam, Iptu Apriman Sural mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, pe­ristiwa tabrak lari yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban ditemukan warga sudah tergeletak di Jalan Umum Palembayan, persisnya di Jorong Kotogadang dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Awalnya, pengguna jalan beserta masyarakat setempat digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tergeletak bersimbah darah di jalanan di Jorong Kotogadang. Informasi penemuan tersebut kemudian diteruskan ke kami,” ungkap Iptu Apriman.

Iptu Apriman menambahkan, petugas selanjutnya turun ke lokasi me­la­kukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya disimpulkan jasad yang ditemukan itu merupakan korban kecelakaan. Hanya saja, kendaraan yang menabrak korban melarikan diri dari lokasi.

“Kita langsung ke lokasi usai menerima laporan kejadian itu. Langsung bersamaan turun Petugas Satreskrim, Intelkam dan Satlantas melakukan olah TKP. Hasilnya ditemukan fakta adanya bekas ban mobil pada jasad korban,” kata Apriman Sural yang langsung turun ke TKP.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP tambah dia, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Revo tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang dikendarai korban dengan sebuah mobil yang diduga minibus. Kedua kendaraan ini disinyalir bertabrakan dari arah bersamaan.

“Insiden itu berawa motor Revo yang ditunggangi korban melaju dari arah Bawan menuju Padang sawah. Setibanya di lokasi kejadian, motor korban bertabarakan atau bersenggolan dengan mobil yang diduga minibus. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah hingga menyebabkannya meninggal di lokasi kejadian. Sementara pengendara mobil melarikan diri,” ujarnya.

Saat ini, ditegaskan Iptu Apriman, pihaknya masih berupaya mengidentifikasi pengendara mobil. Sedangkan korban dievakuasi ke RSUD Lubukbasung dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

“Untuk keluarga korban, kita turut berduka atas kejadian ini. Semoga se­nantiasa sabar dan kuat, kami akan berupaya mengungkap kasusnya,” tutupnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top