Menu

Pemko Solok Sosialisasikan Program PAUD 2019

  Dibaca : 65 kali
Pemko Solok Sosialisasikan Program PAUD 2019
PROGRAM PAUD— Kepala TK, guru PAUD beserta organisasi-organisasi mitra PAUD mengikuti sosialisasi program Paud 2019 di aula SKB Tembok, Senin (15/4).

SOLOK, METRO – Sosialisasi program Paud 2019 dibuka langsung oleh Bunda Paud Kota Solok, Zulmiyetti Zul Elfian di aula SKB Tembok, Senin (15/4). Kegiatan tersebut diikuti 142 peserta yang meliputi dari kepala TK, guru Paud beserta organisasi-organisasi mitra Paud.

Kasi PTK Paud Dinas Pendidikan, Neliwati mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyampaikan program-program kegiatan Bidang Pembinaan Paud agar bisa diketahui dan didukung oleh organisasi mitra PAUD. Seperti IGTKI, HIMPAUDI dan pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan Paud.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Solok, Ria Rusdianto ungkap apresiasinya kepada seluruh pendidik Paud yang selama ini telah berusaha keras dalam pelaksanaan seluruh kegiatan-kegiatan Paud.

Ria turut mengimbau kepada seluruh peserta agar tidak hanya memperhatikan imtaq anak. Melainkan sebagai pendidik juga butuh pengembangan karakter dan imtaq. “Kita menyadari peran ibu-ibu sangat penting dalam pengembangan imtaq serta karakter anak. Namun kita sebagai pendidik juga harus memperhatikan pengembangan imtaq diri kita masing-masing,” ungkap Ria.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan materi sosialisasi oleh Apriyulis. Materi yang disampaikan mencakup seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2019 yang berfokus pada Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Bunda Paud, Zulmiyetti Zul Elfian berharap dengan adanya sosialisasi program Paud tahun 2019 ini, kegiatan-kegiatan bidang pembinaan Paud dapat berjalan dengan lancar, sukses dan efektif sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

“Ibu-Ibu pendidik merupakan ujung tombak dalam pembentukan karakter serta imtaq anak usia dini, di era sekarang ini kita sangat membutuhkan anak yang memiliki pengendalian diri yang kuat melalui agama,” ungkapnya.

Zulmiyetti juga turut tekankan untuk memerhatikan stunting (anak kurang gizi). Serta mengimbau para pendidik Paud untuk terapkan sarapan pagi bersama anak. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional