Menu

Pemko Solok Raih WTP Lima Kali Berturut turut

  Dibaca : 68 kali
Pemko Solok Raih WTP Lima Kali Berturut turut
Wali Kota Solok Zul Elfian terlihat mengucapkan salam atas penyerahan penghargaan WTP lima kali berturut turut di raih Kota Solok yang diserahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani secara virtual.

Meraih pengharga­an berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut turut, seakan kembali me­nun­jukan komitmen dan ker­ja keras dalam menge­lola keuangan daerah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Solok selama ini. Penghargaan WTP lima kali secara berturut turut itu diterima Wali Kota Solok H. Zul Elfian yang diwerahkan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, Selasa (14/9). Meski diterima secara virtual, bertempat di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok, namun Zul Elfian menilai tidak mengurangi arti dari sebuah kerja keras seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Pemko Solok atas peni­laian yang diraih.

Secara virtual, Zul Elfian didampingi Inspektur Kota Solok Kenfilka, Kepala Badan Keuangan Kota Solok Novirna Handayani sekaligus menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 dengan tema bangkitkan ekonomi pulihkan negri, bersama hadapi pandemi.

Dimata Zul Elfian, peng­hargaan WTP lima kali secara berturut turut  ini merupakan salah satu bentuk komitmen yang tinggi dari Pemko Solok dalam mengelola keuangan secara baik dan profesional.

Usai menerima laporan hasil pemeriksaan keuangan, Zul Elfian juga memberikan apresiasi yang tinggi pada seluruh jajaran aparatur diling­kungan Pemko Solok yang telah bekerja keras guna mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Menyadari Tanpa adanya sinergitas dan kerjasama yang tercipta dengan baik antar seluruh aparatur pemerintahan yang ada dilingkungan Pemko Solok, keberhasilan Pemko Solok dalam meraih WTP jelas sulit akan terujud. Apalagi pengakuan ini diraih lima kali secara berturut turut.

Banyak pihak menilai boleh jadi penghargaan yang diterima Wali Kota Solok ini, merupakan buah dari kerja keras dan disiplin yang tinggi seorang pemimpin dalam menerapkan sistim pengelolaan pemerintah sesuai aturan yang berlaku.  ”Komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemko Solok da­lam memastikan pelaksanaan APBD benar-benar sesuai perundang-undangan dan akuntabel, bisa jadi menjadi pendorong hasil yang diraih. Memang tidak mudah, karena standart akuntansi yang harus dan menjadi pedoman semakin berat,” ujar Zul Elfian terus memotifasi ASN.

Sesuai dengan peraturan perundangan yang mengatur tentang pelaporan keuangan yakni standar akuntansi pemerintahan (SAP) dan aturan lain yang menyertai. opini WTP ini juga menjadi target yang harus dicapai oleh Pemko Solok yang bertekad terus mempertahankan predikat ini setiap tahunnya.

Atas pengakuan WTP terhadap Kota Solok dan sejumlah daerah lain, Men­teri Keuangan,  Sri Mulyani menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah melakukan sinergi kuat didalam mewujudkan pertanggungjawaban keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan.

Menurutnya, pening­katan yang terjadi menunjukkan indikator semakin meningkatnya tata kelola termasuk pengelolaan barang milik daerah. Selain itu juga menjalankan fungsi dan tugas serta tanggung jawab pemerintahan.  “Saya sangat apresiasi dan memberikan penghargaan kepada seluruh kepala daerah yang terus menjaga tata kelola keuangan negara, karena ini adalah bagian tugas kita, semoga langkah yang dilakukan diridhoi Allah,” ujarnya.

Diakui, bukan sesuatu yang mudah untuk mencapai WTP. Karena yang gunakan dana publik dan harus di gunakan dengan baikn. Kalau masih ada lembaga yang masih belum meraih WTP,  diberharapkan dapat ditingkatkan lagi.

Menurut Sri Mulyani, bahwa kementerian, lembaga dan Pemda harus mampu mengelola keuangan serta barang negara sesuai dengan fungsinya, apalagi ditengah pandemi Covid–19 saat ini, juga harus bisa mengawasi penggunaan anggaran agar tetap sasaran.  “Selama pandemi ini terjadi recofussing bahkan sampai 4 kali , saya ucapkan terimakasih kepada lembaga dan pemerintah da­erah yang terus melakukan adjustment, karena covid ini tidak bisa di predikasikan,” tambahnya. (***)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional