Menu

Pemko segera Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur

  Dibaca : 168 kali
Pemko segera Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur
Arfian, Kepala Dinas Disparbud Kota Padang

JATI, METRO
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang akan segera menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumbar dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Padang. Khususnya di sektor usaha restoran, rumah makan, kafe dan sejenisnya.

Kepala Dinas Disparbud Kota Padang, Arfian mengatakan, instruksi Gubernur tersebut akan langsung disosialisasikan kepada pengelola/pelaku usaha restoran, rumah makan, kafe dan sejenisnya di Kota Padang. “Kita akan melakukan pertemuan dengan mereka dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan isi instruksi Gubernur tersebut,” sebut Arfian, Selasa (20/10).

Arfian menambahkan, bahwa sesuai dengan isi instruksi Gubernur tersebut, pengelola/pelaku usaha restoran, rumah makan, kafe dan sejenisnya tanpa terkecuali wajib mengikuti tes swab pemeriksaan RT-PCR paling lambat 2 minggu setelah instruksi ini ditetapkan.

Apabila ada pengelola/karyawan yang tidak mengikuti tes swab dan tidak mematuhi protokol kesehatan, maka tempat usahanya akan ditutup/disanksi berdasarkan Perda No. 6 tahun 2020.

“Intinya, Pemko Padang komit dan akan menjalankan instruksi Gubernur dalam upaya memutus mata rantai penularan wabah Covid-19 di Kota Padang,” sebut Arfian.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengeluarkan surat instruksi kepada Wali Kota Padang, Selasa (20/10). Surat dengan Nomor 360/223/Covid-19-SBR/X-2020 itu, menginstruksikan kepada Wali Kota Padang agar memperketat pengawasan dan penegakan Perda No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di rumah makan/restoran/kafe dan sejenisnya.

Tidak hanya instruksi kepada Wali Kota Padang, dalam surat tersebut, Irwan juga menginstruksikan seluruh pengelola dan karyawan rumah makan/restoran/kafe dan sejenisnya tanpa terkecuali, wajib mengikuti tes swab pemeriksaan RT-PCR, paling lambat dua minggu setelah ditetapkannya surat instruksi ini. Artinya deadline terakhir 3 November 2020 mendatang.

“Pelaksanaan tes swab tersebut tidak dipungut biaya atau gratis dan harap segera menghubungi Dr Andani Eka Putra dengan no HP 081226954302 di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas,” ungkap Irwan dalam suratnya tersebut.

Irwan juga menambahkan, bagi rumah makan/restoran/kafe dan sejenisnya, yang telah mengikuti tes swab dan mematuhi protokol kesehatan, akan diberikan sertifikat. Namun, apabila ada pengelola/karyawan yang tidak mengikuti tes swab dan tidak mematuhi protokol kesehatan, maka tempat usahanya akan ditutup/disanksi berdasarkan Perda No 6 tahun 2020. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional