Menu

Pemko Sawahlunto Bantu Biaya Berburu Hama Tupai

  Dibaca : 115 kali
Pemko Sawahlunto Bantu Biaya Berburu Hama Tupai
BERBURU TUPAI— WaliKota Sawahlunto Deri Asta bersama kelompok tengah berburu hama tupai untuk meningkatkan panen petani.

SAWAHLUNTO, METRO–Pemko Sawahlunto mem­berikan bantuan bi­aya penggantian ber­bu­ru hama tupai sebesar Rp5 ribu perekor. Me­lalui pem­berantasan ha­ma tupai dengan ber­buru ini diha­rapkan hasil panen dari pertanian para pe­tani dapat me­ningkat.

Walikota Sawahlunto Deri Asta, yang me­nye­rahkan bantuan kepada petani di Dusun Tigo Ting­ka Desa Lunto Timur Keca­matan Lembah Segar me­nyampaikan, bahwa lahan dan tanaman pertanian mutlak selalu dijaga dan dirawat agar hasil panen dapat sesuai harapan. Jika tidak, dengan diganggu oleh hama tentu sangat berdampak mengurangi hasil panen.

“Kami hadir mem­ban­tu dengan penggantian biaya berburu hama tupai ini. Meski tidak terlalu besar, saat ini diang­gar­kan Rp. 5 ribu/ekor, na­mun kami yakin ini ber­man­faat besar dalam me­mo­tivasi serta menambah pendapatan para petani kita,” sebut Deri Asta di hadapan puluhan petani peserta kegiatan berburu tupai dari sejumlah ke­lompok tani di Desa Lunto Timur itu, Minggu (5/7).

Untuk mendapatkan program bantuan peng­gantian biaya berburu hama tupai ini, para petani dapat mengikutinya me­lalui kelompok – kelompok. Hal itu dijelaskan Sekre­taris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawah­lunto, Henny Purwa­nin­g­sih, yang melaporkan bah­­wa nanti untuk pem­ba­yaran penggantian bi­aya berburu tupai ini di­lak­sanakan secara non­tunai.

“Jadi silahkan bapak – bapak petani, bentuk ke­lom­poknya, nanti se­tela­h selesai berburu, per­wa­kilan kelompok da­tang ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawah­lunto dengan membawa ekor tupai yang telah ber­hasil ditempat. Nanti di Dinas kami akan bantu menguruskan admi­nis­trasinya. Setelah itu baru kita transfer bantuan pem­bayarannya pada re­ke­ning perwakilan kelom­pok,” kata Henny.

Kegiatan berburu ha­ma tupai di Desa Lunto Timur ini, seperti yang diinformasikan Kades Lun­to Timur, Wetrianto, terus berlangsung setidaknya sekali 2 minggu. Dilak­sanakan bergantian se­tiap dusunnya.  “Memang di sini hama tupai itu banyak, sangat me­ng­ang­gu pada tanaman – tanaman yang ada. Ka­rena itu kami rutin me­laksanakan berburu tupai ini untuk mem­be­rantas hama tersebut,” kata We­trianto. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional