Close

Pemko Pariaman Tegaskan Tindak Pelaku Pungli di Objek Wisata

Afwandi Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman

PARIAMAN, METROPemerintah Kota Pariaman, menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata karena dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang datang ke daerah itu.

”Ini (pungli) dapat mencoreng nama baik daerah. Jika hal ini kembali terjadi maka permasalahan ini akan kami bawa ke ranah hukum,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman Afwandi..

Hal tersebut menindaklanjuti keluhan wisatawan pasca bertemu oknum petugas parkir liar dan meminta tarif di atas harga wajar di Pantai Kata pada Rabu (11/1) sekitar pukul 18.05 WIB lalu.

Dikatakan,  peringatan terkait pungli tersebut telah disampaikannya di Pantai Kata dan bertemu dengan tokoh masyarakat setempat pagi tadi guna me­nindaklanjuti keluhan wisatawan.

Pada kesempatan tersebut ia meminta warga di kawasan wisata Pariaman ikut mengawasi aktivitas di daerah itu guna mengantisipasi terjadinya pungli yang dilakukan oleh oknum yang dapat merusak citra pariwisata daerah.

Ia menyampaikan lokasi pungli tersebut terjadi di kawasan wisata Pantai Kata namun tidak di lokasi parkir. Oknum beraksi setelah petugas dari Pemkot Pariaman selesai bertugas sehingga tidak mengetahui identitas pelaku.

Kedepan, lanjutnya pihaknya akan memasang nomor pengaduan di lokasi objek wisata di Pariaman sehingga ketika terjadi pungli wisatawan dapat langsung menghubungi nomor tersebut.

Ia menyebutkan tarif parkir di Pariaman untuk kendaraan roda dua pada hari normal Rp2 ribu dan Rp3 ribu untuk kendaraan roda empat. Namun untuk kawasan khusus seperti objek wisata Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top