Close

Pemko Pariaman Kebut Pengerjaan Jalan Lingkar Selatan

JALAN LINGKAR— Wali Kota Pariaman H Genius Umar langsung memantau pembuatan jalan lingkar selatan di sepanjang Bantaran Sungai Batang Mangoe atau Mangor.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan untuk mendukung program water front city di Kota Pariaman terus kebut pembukaan jalan lingkar selatan di sepanjang Bantaran Sungai Batang Mangoe atau Mangor.  “Karena itulah kita sekarang terus melaksanakan gotong ro­yong bersama warga dan tokoh masyarakat Desa Balai Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman,” kata Walikota Pariaman Genius Umar, kemarin.

“Upaya mewujudkan jalan lingkar selatan di sepanjang bantaran Sungai Batang Mangoe terus dilakukan. Pembukaan jalan ini secara swadaya tanpa anggaran ini telah berhasil sepanjang 6,5 kilometer, targetnya hingga akhir tahun nanti sudah selesai 11 kilometer ,” ujar Walikota Pariaman.

“Dengan penambahan sekitar 500 meter pembukaan jalan baru di Desa Ba­lai Kuraitaji ini maka total jalan yang sudah dibuka secara swadaya tanpa anggaran APBD sama se­kali su­dah mencapai 6,5 kilometer. Target kami hingga akhir tahun selesai sekitar 11,5 kilometer ,” sambungnya.

Genius menyebutkan, masyarakat setempat secara suka rela memberikan tanahnya yang dilalui oleh pembangunan panjang ja­lan sepanjang sungai kepada pemerintah. Sehingga pemerintah hanya menyediakan alat berat membuka lahan tersebut.

“Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Pariaman dan seluruh masyarakat dan seluruh stakeholders terkait. Saling bahu membahu dan bergotong royong menyelesaikan jalan yang kita bikin ini, dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat ,” ucapnya.

Terwujudnya jalur ling­kar selatan ini demi mendukung program water front city yang menjadikan sungai sebagai jalur di depan untuk mendukung pariwisata di Kota Pariaman. Dengan kemajuan pariwisata tentunya akan berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat Kota Pariaman.

Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pariaman, Noprialdi Sukri mengatakan, panjang jalan lingkar selatan yang sudah bisa dilalui kendaraan sudah mencapai 6 kilometer. Sementara sekitar 500 meter yang melewati Desa Pasiar Sunua sekitar 59 meter, Desa Kampuang Apa 150 meter dan Desa Balai Kuraitaji sepanjang 300 meter sedang dalam proses pengerjaan pembukaan jalan dan pembersihan jalan. “Hari ini baru selesai goro bersama warga, pembersihan semak dan penebangan pohon, dan hari ini kami kerahkan alat berat untuk memadatkan jalan sehingga bisa dilalui kendaraan ,” ujar pria yang akrab disapa Nono ini.

Pembukaan jalan ini juga sudah dikunjungi tiga perwakilan balai di Kementerian PUPR mulai dari Ba­lai Bina Marga, Balai Wila­yah Sungai dan Balai Cipta Karya. Pemerintah Kota Pariaman juga mengajukan permohonan untuk dukungan anggaran pe­ngaspalan jalan, penguatan badan jalan dari abrasi dan pembuatan taman disepanjang jalan lingkar selatan. Sehingga jalur ling­kar selatan yang merupakan salah satu visi dan misi daerah bisa segera terwujud dan dimanfaatkan untuk warga sekitar. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top