Close

Pemko Padang Panjang Gandeng Bundo Kanduang Atasi Kekerasan Seksual terhadap Anak

ARAHAN—Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Tismaria, S.E, M.Si. saat berikan arahan.

PDG.PANJANG, METRO–Pemko melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) menggandeng organisasi Bundo Kanduang untuk turut berperan mengatasi kekera­san seksual terhadap anak.

Hal itu terungkap pada pertemuan bulanan Bundo Kanduang dengan tema Sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Jumat (23/9) di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes). So­sialisasi disampaikan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Tismaria, S.E, M.Si.

Tismaria menyampaikan, diterbitkannya UU 12/2022 perlu disikapi secara serius. Bundo Kanduang dinilai memiliki peran yang signifikan sebagai perpanjangan tangan pemerintah.

“Kami mengajak Bundo Kanduang menjadi perpanjangan tangan pemerintah. Mari berkolaborasi membuat langkah-langkah kongkret mengatasi ke­kerasan seksual terhadap anak,” ajaknya.

Upaya itu, menurut Tismaria, dimulai dari lingku­ngan terdekat dengan me­ngedukasi pentingnya pola asuh yang baik kepada anak, menjauhkan anak dari pengaruh negatif gadget, lalu menghadirkan sosok ayah.

“Anak jangan sampai kehilangan figur ayah yang baik. Kehilangan figur ayah dari umur 0-15 tahun berpotensi membuat seorang anak kehilangan karakter yang kuat dan mandiri,” jelasnya seraya mengajak Bundo Kanduang ke depan turut serta mengedukasi siswa dan lingkungan madrasah berasrama, terhindar dari kekerasan seksual terhadap anak.

Dijelaskan pada UU TPKS, Pasal 4 Ayat 1, ke­kerasan seksual terdiri dari pelecehan seksual nonfisik, pelecehan seksual fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, ekspoilitasi seksual, perbudakan seksual, dan kekerasan seksual berbasis elektro­nik.

Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Kota Pa­dang Panjang, Reflida me­nyampaikan dukungannya. “Kami sangat mendukung upaya pemerintah. Semoga Bundo Kanduang mampu berperan dengan baik, mengedukasi lingku­ngan, maupun keluarga. Harapannya kekerasan seksual tidak terjadi lagi,” tuturnya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top