Close

Pemko Padang Kejar Target Capaian 70 Persen, Vaksinasi Banyak Pakai ”Oleh-oleh”

VAKSINASI DAPAT SEMBAKO— Kepala BIN daerah Sumbar Hendra, S.IP, MM saat menyaksikan vaksinasi di MAN 2 Padang, Kamis (11/11). Selain itu BIN juga memberikan sembako kepada masyarakat usai divaksin.

PAUH, METRO–Agenda vaksinasi Covid-19 saat ini semakin diminati masyarakat di Kota Pa­dang. Fenomena ini terlihat dari membelu­dak­nya masyarakat mengikuti vaksinasi di ber­bagai tempat. Apalagi ada yang menye­dia­kan sembako atau duit bagi para peserta yang ingin divaksin.

Kebetulan vaksin disiko ado pakai sembako. Rancak lah ikuik awak,” kata Sumarni (60), salah seorang warga yang ditemui POSMETRO di lokasi vaksinasi di kawasan Kecamatan Pauh, baru-baru ini.

Selain karena memakai sembako sebagai penarik, saat ini juga ada kewajiban pada semua penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk me­lakukan vaksinasi. Mau tidak mau, masyarakat yang tercatat sebagai warga miskin penerima bantuan wajib untuk mengikuti vaksinasi.

Jika tidak, maka bantuan mereka bisa terancam. Hal ini menyebabkan sebagian warga harus mau divaksin. Belum lagi berbagai urusan administrasi kependudukan yang juga mewajibkan warga harus divaksin. Seperti mengurus surat di kelurahan hingga pengurusan SIM.

Kini ado pulo kewajiban, nan dapek  PKH wajib basuntik. Makonyo lansia yang salamo ko indak namuah disuntik, kini lah ikuik basuntik pulo,” tandas Jusmaniarti (45), warga lainnya.

Sejak beberapa bulan terakhir ini, sebagian besar vaksinasi massal menyajikan sembako sebagai oleh-oleh selesai vaksin bagi semua peserta. Bahkan vaksinasi di puskesmas pun menyediakan nasi bung­kus bagi para peserta.

Sampai saat ini vaksinasi di Kota Padang masih di angka 61 persen. Pemko Padang masih punya waktu sampai tanggal 22 November 2021 mendatang untuk mengejar angka 70 persen. Karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 diperpanjang sampai tanggal tersebut.

“Oleh karena itu, Pemko Padang saat ini fokus pada percepatan pencapaian target 70 persen vaksinasi di Kota Padang,”  ujar Pj Sekda Padang, Arfian, Kamis (11/11).

Arfian mengatakan de­ngan perpanjangan itu ma­ka aturan PPKM level 2 masih sama dan tetap berlaku hingga batas akhir perpanjangan PPKM level 2 di Kota Padang.

Menurut Arfian, Kota Padang masih berada di level 2 dikarenakan capaian vaksinasi masih di bawah 70 persen.

Dikatakan, saat ini capaian vaksinasi di Kota Padang sudah menyentuh angka 61 persen. Untuk mengejar sisa target tersebut, berbagai upaya terus dilakukan Pemko Padang untuk mengajak mas­ya­rakat agar mau divaksin.

Ia mengimbau bagi ma­syarakat yang belum divaksin agar segera mendatangi gerai-gerai pelayanan vaksin untuk mendapatkan vaksinasi untuk melindungi diri masing-masing.

“Kita setiap hari terus melakukan vaksinasi. Mu­dah-mudahan, dengan upaya dan kerja keras kita semua target 70 persen vaksinasi bisa kita capai,” tutur Arfian. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top