Menu

Pemko Miliki Inovasi Investasi Kemiskinan

  Dibaca : 103 kali
Pemko Miliki Inovasi Investasi Kemiskinan
SERAHKAN—Wako Genius Umar serahkan bantuan mustahik pelaku ekonomi.

PARIAMAN, METRO
Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyatan Pemerintah Kota Pariaman memiliki inovasi untuk mengintervensi kemiskinan di Kota Pariaman, antara lain melalui pendidikan. “Program yang dikenal dengan Satu Rumah Satu Sarjana (Sagasaja) ini akan menguliahkan masyarakat tidak mampu di Kota Pariaman pada perguruan tinggi vokasi yang sudah ditentukan,” kata Genius Umar, kemarin.

Sehingga diharapkan setelah tamat kuliah dan mendapat pekerjaan, mereka bisa mengangkat derajat keluarga dan keluar dari kemiskinan.

Hal tersebut dikatakan, Wali Kota Pariaman Genius Umar saat membuka acara pendistribusian zakat mustahiq bagi pelaku ekonomi produktif di Masjid Nurul Islam di Kelurahan Jalan Kereta Api Kecamatan Pariaman Tengah.

Pemerintah Kota Pariaman mengkuliahkan bagi anak yang kurang mampu di politeknik yang ada di Sumbar, bahkan tahun ini di kuliahkan di fakultas vokasi ITB dan fakultas vokasi UI.

“Tujuannya program ini, agar anak yang kurang mampu bisa sarjana dan diploma. Ketika bekerja, maka anak tersebut yang nanti membawa keluarganya keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujarnya.

“Dan Alhamdulillah, program ini sudah berjalan selama dua tahun dan telah hampir 200 orang yang telah dikirim Pemko Pariaman yang berasal dari keluarga kurang mampu ini keperguruan tinggi yang bekerjasama dengan Pemko Pariaman,” ualsnya.

Genius Umar juga menuturkan ada juga program Pariaman Makmur seperti sekarang ini, dimana bantuan zakat mustahiq ini diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu tetapi yang telah memulai usaha kecil-kecilan atau UMKM, seperti membuat ladu, sala, goreng pisang dan lontong.

“Zakat mustahiq yang di distribusikan untuk se Kota Pariaman hampir 500 orang mustahik. Total keseluruhan yang mendapatkan program tersebut adalah Rp 670. 500. 000. Dengan masing-masing mustahik mendapat sebesar Rp. 1,5 juta untuk tambahan modal usaha,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa untuk mengurangi kerumunan, maka pendistribusian dibagi per kecamatan. Sebelumnya, untuk Kecamatan Pariaman Utara sudah dibagikan sebanyak 60 orang mustahik di Masjid Al-Furqan Desa Sikapak Barat Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional