Menu

Pemko Didesak Tagih Retribusi Dua Provider Seluler, Telkomsel: Saat ini Proses Pembayaran

  Dibaca : 348 kali
Pemko Didesak Tagih Retribusi Dua Provider Seluler, Telkomsel: Saat ini Proses Pembayaran
Bobby Rustam

SAWAHAN, METRO
Belum dibayarkannya retribusi sejak 2020 oleh dua dua provider seluler, Telkomsel dan Indosat, kepada Pemko Padang, sangat disesalkan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang, Bobby Rustam. Menurutnya, tidak mungkin dua perusahaan seluler raksasa tersebut menunggak dalam hal pembayaran retribusi.

“Ada yang salah dalam hal penagihan. Tidak mungkin perusahaan besar tersebut menunggak. Apalagi mereka tidak terdampak krisis pandemi yang dialami berbagai perusahaan,” jelas Bobby, Kamis (7/1).

Ia menekankan agar Pemko Padang lebih gencar dalam melakukan penagihan-penagihan retribusi ke berbagai perusahaan yang beroperasi di Kota Padang. “Pandemi ini menyebabkan kita mengalami defisit. Oleh karena itu, melalui dinas terkait, kita harus kejar perusahaan-perusahaan yang masih menunggak dalam hal pembayaran pajak dan retribusi. Dengan pajak dan retribusi itulah kita dapat melaksanakan pembangunan,” ujar kader Gerindra ini

GM NOQM Region Sumbagteng Telkomsel, Alvo Ismail saat dihubungi awak media menjelaskan bahwa saat ini Telkomsel sedang memproses pembayaran retribusi kepada Pemko Padang. Dan diharapkan awal tahun ini sudah dapat terproses secara keseluruhan terkait pembayaran retribusi tersebut.

“Keterlambatan pembayaran retribusi ini disebabkan pemberitahuan tagihan pembayaran retribusi tidak diterima secara langsung oleh Regional Sumbagteng sebagai user di Padang, melainkan terkirim ke kantor pusat,” jelasnya.

Ia menjelaskan juga, secara keseluruhan sudah diselesaikan untuk dapat terproses pembayarannya di awal tahun 2021 ini. “Pada saat ini permasalahan tersebut telah teratasi, dan menunggu proses pembayaran saja dari managemen,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Rudy Rinaldy menjelaskan bahwa Telkomsel dan Indosat belum melakukan pembayaran retribusi kepada Pemko Padang.

Dua provider yang belum membayar retribusi itu yakni PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Provider terbesar di Indonesia ini memiliki 92 menara di Kota Padang. “Retribusinya mencapai Rp600 juta lebih,” terang Rudy.

Sementara itu, satu provider seluler lainnya yang masih belum melakukan pembayaran yakni PT Indosat. Provider yang memiliki 11 menara di Padang itu belum membayarkan kewajibannya ke Pemko Padang sebesar Rp77 juta lebih. “Kedua provider ini sudah kita surati,” paparnya.

Ia mengatakan dua provider sudah disurati sebanyak dua kali. Surat terakhir berisi teguran kedua agar segera membayar retribusi. Termasuk membayar denda sebanyak dua persen tiap bulannya. Namun, surat bertanggal 29 Desember 2020 itu hingga kini belum direspon oleh kedua provider seluler tersebut.

“Tentunya kita berharap kedua provider ini segera membayar kewajibannya, apalagi sudah memasuki tahun 2021, jumlah tunggakannya akan terus bertambah, dan hal ini tentunya akan mempengaruhi penerimaan PAD Kota Padang,” sebutnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional