Menu

Pemko Cari OTG, Targetkan 2 Ribu Orang Per Kelurahan Diswab

  Dibaca : 305 kali
Pemko Cari OTG, Targetkan 2 Ribu Orang Per Kelurahan Diswab
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah

AIAPACAH, METRO
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menargetkan sebanyak 2.000 orang di setiap kelurahan mengikuti swab tenggorokan. Menurutnya, swab tenggorokan ini berupa pool test Covid-19 yang dilakukan pada pukesmas setiap kelurahan yang ada di Padang.

”Kita tracking dan kita coba untuk mencari peluang positif lebih banyak lagi untuk memastikan daerah kita aman, setiap kelurahan 2. 000 orang ikut swab,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan, swab ini dilakukan untuk memastikan bahwa Kota Padang aman dan terbebas dari penyebaran Covid-19. Ia mengaku, penemuan kasus positif Covid-19 di Padang sudah tahap orang tanpa gejala atau OTG serta terjadi penurunan terkonfirmasi beberapa hari belakangan.

“Swab ini suatu kebutuhan bagi masyarakat Kota Padang, karena banyak orang yang akan datang dan mengadakan kegiatan di Kota Padang, mereka menanyakan apakah kota Padang sudah aman atau belum,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mengatakan, bahwa 91,1 persen kasus positif Covid-19 di Kota Padang berasal dari OTG. Sementara itu, sebanyak 8,9 persen berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) positif. “Oleh karena itu, masyarakat harus selalu waspada terhadap OTG tersebut,” tukasnya.

Ia mengatakan, persentase angka tersebut merupakan salah satu bentuk kewaspadaan bagi masyarakat bahwa banyak masyarakat yang terinfeksi Covid-19 tanpa gejala. “Memang inilah yang harus kita temukan (OTG-OTG) dalam waktu dekat ini,” tandas Feri Mulyani.

Maka menurut dia, saat ini, Dinkes melakukan surveilans bersama dengan Laboratorium Dioagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

”Jadi kita akan melakukan survei untuk menemukan OTG-OTG yang barangkali masih banyak di tengah-tengah masyarakat. OTG-OTG itu harus kita temukan,” harap Feri Mulyani.

Dia menambahkan, sejak awal ditemukan kasus positif Covid-19 di Padang, Dinkes Padang bersama 23 puskesmas yang ada di Padang selalu memantau pelaku perjalanan dari daerah terjangkit.

”Mulai dari awal Maret kita awasi selama 14 hari ketika mereka datang dari daerah terjangkit. Sudah puluhan ribu yang kita awasi dan sudah selesai kita awasi,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data di website dinkes.padang.go,id, terdapat tambahan empat kasus baru kemarin. Sehingga total ada 523 kasus konfirmasi positif Covid-19.
Kemudian, terdapat tambahan 8 pasien yang sembuh, sehingga total sembuh 432 kasus. Sedangkan total meninggal dunia 23 orang. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional