Close

Pemko Bukittinggi Komit Turunkan Kasus Stunting

Pemko Bukittinggi berkomitmen untuk menurunkan angka Stunting di wilayahnya.

Pemko Bukittinggi berkomitmen untuk menurunkan angka Stunting di wilayahnya.Komitmen tersebut ter­lihat seketika Pemko Bukittinggi me­ngikuti Apel Siaga TPK yang bergerak dalam upaya percepatan penurunan Stunting tersebut Apel Siaga TPK yang dilaksanakan di Alun alun Subang Jawa Barat yang diikuti oleh Wawako dan unsur Forkopimda secara virtual Zoom metiing di Bukittinggi Command Center, Kamis (12/5)

Dalam kesempatan itu Kepala DP3APPB Kota Bukittinggi Tati Yas­marni menuturkan, bahwa Pemko Bukittinggi selama ini telah membentuk Tim percepatan penurunan Stunting (TPPS) dan Tim pendampingan Ke­luarga (TPK) Percepatan penurunan Stunting.Tim TPPS dan TPK ini tidak kita bentuk ditingkat kota saja bahkan tingkat Kecamatan dan kelurahan sudah terbentuk.

Inilah bentuk komitmen Pemko Bukittinggi untuk menurunkan Angka Stunting.dengan membentuk Tim TPPS dan TPK ini tentu segala administrasi dan upaya pergerakan dilapangan terkordinir dengan maksimal nantinya. “Saat ini Kota Bukittinggi memiliki 66 Tim dengan jumlah personil 198 yang terdiri dari Bidan Kader PKK,” ucap Tati.

Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi menambahkan, untuk Kota Bukittinggi sendiri angka Stunting pada tahun 2021 tercatat 19 persen sementara untuk target Nasional di tahun 2024 men­datang angka Stunting harus turun menjadi 14 persen.

Sementara untuk Kota Bukittinggi yang tertuang dalam RPJMD tahun 2021-2026 kita targetkan turun menjadi 10 persen. Hal ini bisa kita capai dengan maksimal kalau semua lini ikut serta berperan di dalamnya

Di samping itu Peran TKP sangat dibutuhkan sekali dalam hal ini.Dengan kebersamaan kita rumuskan apa masalah Stunting ini disetiap  kelurah sehingga bisa kita memaksimalkan program percepatan penurunan Stun­ting ini. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top