Menu

Pemko Bukit­tinggi Berikan Kelonggaran PPKM Mikro, Ibadah di Masjid Diperbolehkan dengan Prokes Ketat

  Dibaca : 69 kali
Pemko Bukit­tinggi Berikan Kelonggaran PPKM Mikro, Ibadah di Masjid Diperbolehkan dengan Prokes Ketat
DIWAWANCARAI—Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar saat diwawancarai wartawan.

BUKITTINGGI,METRO–Pemerintah Kota Bukit­tinggi decara resmi telah melaksanakan Pemberla­kuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 6 hingga 20 Juli mendatang. Namun, khusus untuk aturan terkait pelaksanaan ibadah di masjid, Pemko Bukittinggi memberikan kelonggaran.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menjelaskan, memang untuk aturan PPKM di Bukittinggi mengacu selu­ruh­nya sesuai Instruksi Men­dagri nomor 17 tahun 2021. Namun, untuk poin aturan ibadah di masjid, diputuskan ada perubahan.

Perubahan itu setelah melakukan pembicaraan mendalam dengan pihak terkait, sehingga pelaksa­naan ibadah di masjid atau mushola masih boleh, tetapi harus menerapkan prokes yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah kemarin kita  rapat bersama Forko­pimda Sumatra Barat dan empat kota yang terdampak PPKM mikro yang ditentukan oleh menteri kesehatan yang dituangkan dalam ini Men­dagri nomor 17 tahun 202, bahwa telah disepakati untuk khusus point penye­leng­garaan kegiatan yang ber­sifat keagamaan diperbo­leh­kan dengan catatan penge­ta­tan protokol kesehatan di tempat-tempat sarana per­iba­datan,” jelas Erman Sa­far, Kamis (08/07).

Wako menekankan, war­ga Bukittinggi selama PPKM ini, tetap boleh melak­sana­kan ibadah di masjid. Namun tetap diminta untuk tetap menerap­kan protokol kese­hatan.

“Selain itu, pihak masjid juga diminta agar mem­fasilitasi penunjang penge­tatan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan dan tetap men­jaga jarak serta masker,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional