Close

Pemko Ajukan 700 PPPK untuk Guru

Suardi, Kepala (BKPSDM) Kota Padang

AIA PACAH, METRO
Pemko Padang belum menerima kepastian terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi mengatakan, Pemko Padang masih menunggu informasi dari Kemenpan RB berapa jumlah kuota penerimaan untuk Kota Padang.

“Belum ada kabar. Kita masih menunggu,” sebut Suardi, Minggu (29/3).Ia mengatakan, sebelumnya, Pemerintah Kota Padang telah mengajukan permohonan penambahan CPNS sebanyak 300 orang. Selain itu juga ada pengajuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 700 orang.

Ia mengatakan, untuk penerimaan CPNS itu terdiri dari tenaga-tenaga teknis. Sementara untuk tenaga PPPK khusus untuk tenaga pendidik atau guru saja.

Menurut Suardi, jumlah ini telah disesuaikan dengan kondisi keuangan Kota Padang serta luas wilayah. Berapapun jatah formasi atau kuota untuk Kota Padang diharapkan bisa memaksimalkan kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

Dijelaskan, pada tahun 2021, jumlah pegawai Pemko Padang yang pensiun adalah sekitar 500-600 orang. Sebagian jumlah itu terdiri dari guru.

“Sebenarnya kebutuhan PNS Pemko banyak. Karena yang pensiun di atas angka 500 orang setiap tahun. Tapi, yang menentukan pemerintah pusat. Kita hanya bisa menerima saja. Pengajuanpun dibatasi dan disesuaikan dengan luas daerah serta keuangan masing–masing daerah,” jelas Suardi.

Seperti yang diketahui hingga kini angka pengangguran sangat tinggi. Pemutusan hubungan kerja juga sangat tinggi.

Seperti pengakuan Rino (26), salah seorang lulusan universitas negeri di Padang. Ia mengaku sangat berharap sekali ada kesempatan bagi untuknikut tes CPNS. Tahun kemarin, kata Rino, dirinya tak bisa ikut karena jurusannya tak masuk dalam kategori yang diminta.

Untuk diketahui, menurut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), kebijakan membuka lowongan bagi CPNS ini juga sudah diajukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan telah mendapat persetujuan.

Menurut Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Teguh Widjinarko, rencananya, bulan Maret akan ditetapkan formasi dan bulan April-Mei dibuka proses pendaftaran. Sedangkan Juni akan dimulai dilakukan seleksi.

Kementerian PAN-RB masih menunggu pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika semua persiapan sudah selesai, maka pendaftaran akan segera diumumkan.

Bagi para pencari kerja yang tertarik, disarankan untuk mempersiapkan diri sebelum pembukaan pendaftaran. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi saat melakukan pendaftaran serta juga menyiapkan diri untuk menjalankan tes.

Sejumlah dokumen yang perlu disiapkan saat melakukan pendaftaran adalah Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Ijazah, Transkrip Nilai, Pas Foto, dan dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang dituju termasuk SKCK.

Sementara itu, untuk tahapan seleksi CPNS sebenarnya tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun. Salah satunya seleksi administrasi berada pada laman sscn.bkn.go.id. Masyarakat diharuskan mendaftar dulu sebelum mendapatkan kartu pendaftaran. Setelahnya akan diminta mengunggah sejumlah dokumen yang akan diverifikasi. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top