Menu

Pemkab Solok Terbitkan Perbup New Normal

  Dibaca : 286 kali
Pemkab Solok Terbitkan Perbup New Normal
CUCI TANGAN—Bupati Solok Gusmal menyarankan agar lebih menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan.

SOLOK, METRO
Kabupaten Solok terbitkan Perbup soal new normal. Perbup tersebut mengatur tentang tata cara dan konsep penerapan hidup baru dalam memutus penyebaran Covid-19 di Solok. “ Perlu ada konsep dan aturan yang diberlakukan selama penerapan new normal nantinya,” ujar Bupati Solok, Gusmal.

Dikatakan Gusmal, prinsipnya, new normal adalah fase dimana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan dan publik diperbolehkan untuk kembali beraktivitas dengan sejumlah protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah sebelum ditemukannya vaksin.

Tatanan kehidupan baru atau gaya hidup baru yang selanjutnya disebut pola hidup baru, merupakan suatu kondisi perubahan prilaku masyarakat untuk tetap menjalankan hidup secara normal, dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Serta menormalkan kembali segala aspek kehidupan masyarakat baik dari segi kesehatan maupun sosial ekonomi yang sebelumnya sempat turun akibat pandemi tersebut.

Ada 8 jenis aktivitas yang diatur didalam Perbup tersebut, yakni pendidikan dan pelatihan, sosial budaya, pariwisata, perkantoran dan pemerintahan, kegiatan keagamaan dirumah ibadah, pasar, tempat kerja dan tempat usaha, serta oenggunaan moda transpostasi.

Setiap masyarakat harus membangun kesadaran sendiri dan mengikuti aturan-aturan yang ada dalam pencegahan virus Covid-19 ini. Dikatakan Gusmal, yang berbahaya dari Covid-19 tersebut yakni penyebarannya, karena virus ini sangat mudah untuk berpindah, jika semakin banyak yang kena maka semakin sulit pula melayani dengan maksimal. Apalagi jika yang terkena memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka akan sangat fatal.

Oleh karena itu perlu semua pihak untuk memahami bahwa jika positif atau kontak dengan orang yang positif atau baru bepergian dari daerah dengan angka Covid-19 yang tinggi, maka tindakan pertama hanya harus mengkarantina diri dirumah secara mandiri.

Dalam hal ini, setiap orang, pimpinan unit kerja, kepala sekolah, pemilik usaha, pengurus rumah ibadah dan pengelola pasar, atau penanggungjawab kegiatan sosial ekonomi lainnya, yang mengetahui atau menemukan adanya orang dengan tanda atau gejala terpapar Covid-19 seperti suhu tubuh diatas normal, batuk, filek, diare dan sakit tenggorokan atau sesak nafas, supaya segera melaporkan kepada pusat pelayanan kesehatan terdekat. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional