Menu

Pemkab Kota Gandeng ADKI Pulihkan Ekonomi Nagari

  Dibaca : 107 kali
Pemkab Kota Gandeng ADKI Pulihkan Ekonomi Nagari
Fikri El- Aziz

LIMAPULUH KOTA, METRO–Di Tengah tingginya Postive Rate Covid- 19 dan dibatasinya mobilitas, menjadi pukulan telak bagi dunia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mebangkitkan dunia pari­wisata dan ekonomi kreatif.

Salah satu dari se­kian banyak program yang diapungkan ada­lah pengembangan de­sa wisata oleh Ke­menterian Pariwisata & Ekonomi Kreaatif RI. Dalam hal pengem­bangan desa wisata ini, pemerintah tidak da­pat bergerak sendiri, tetapi membutuhkan duku­ngan dari seluruh pe­mangku kepentingan, komunitas, terkhusus masyarakat desa wisata itu sendiri.

Sebaliknya, masyarakat desa tidak bisa dibiarkan bergerak sendiri tanpa dukungan dari pemerintah. Sebagai salah satu program pe­ngem­bangan kepariwisataan Indonesia, pemerintah menggelar Anu­gerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Dalam gelaran Anugerah Desa Wisata Indonesia yang secara resmi ditutup 16 Juli 2021, Asosiasi Desa Kreatif Indonesia sebagai salah perkumpulan yang men­dukung penuh program Desa Wi­sata Kemenparekraf telah melaku­kan pendampingan dan mendaf­tarkan 174 Desa Binaan yang ter­sebar di 6 Provinsi Utama, antara lain Sumatera Barat, Riau, Kepu­lauan Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Nusa Teng­gara Barat.

Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia, Fikri El- Aziz menyampaikan bahwa ADKI men­du­kung penuh langkah Kemen­parekraf RI dalam mengembangkan Desa Wisata sebagai Program Utama yang mendukung pemulihan ekonomi, khususnya ekonomi di desa di masa Pandemi Covid-19

“ADKI telah mendukung penuh program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dengan menda­ftar­kan 174 Desa Wisata yang ter­sebar di Indonesia. Sumatera Barat terbanyak dengan 116 Desa, de­ngan konsentrasi Penuh di Kabu­paten Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Tanah Datar, dan Agam”

 Program Anugerah Desa Wi­sata Indonesia diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia seba­gai Negara Tujuan Pariwisata Ber­kelas Dunia, Berdaya Saing, Berke­lanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kese­jahteraan Rakyat,” harapnya.

Di tempat terpisah Bupati Lima Puluh Kota, Sa­fa­rud­din Datuak Bandaro Rajo mengung­kapkan rasa terima ka­sih­nya kepada Asosiasi Desa Kreatif Indonesia yang telah membangun ke­pengurusan hingga tingkat Kabupaten un­tuk mendukung pe­nuh pe­ngembangan Nagari- Nagari di Su­matera Ba­rat khu­su­s­nya di Kabu­paten Li­ma Puluh Kota.

“Alhamdulillah Per Tanggal 16 Juli 2021, Kami telah merampung­kan pendaftaran 54 Desa Wisata dari Kabupaten Lima Puluh Kota, semoga menjadi langkah awal Nagari (desa) – nagari kami dapat berkembang ke level nasional sam­pai internasional,” ujar Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Senada dengan Bupati Lima Puluh Kota, Ketua ADKI Sumatera Barat, Deni Asra yang juga Putera Asli Limapuluh Kota menambahkan. ADKI Sumatera Barat ke depan akan aktif berperan serta untuk memulihkan ekonomi nagari di tengah Pengetatan PPKM yang di instruksikan oleh Pememritah Pusat.

“ADKI Sumatera Barat akan segera melakukan Pendampingan Ekonomi Kreatif ke Nagari- Nagari yang menjadi Prioritas kami, dari mulai Pelatihan UMKM, Pendam­pingan, Perizinan, Pemasaran, hingga akses Permodalan sehingga ekonomi mikro di Nagari dapat segera pulih di tengah Pengetatan PPKM Covid-19,” kata Deni Asra.

Sikap profesional dan optimis terhadap pengembangan potensi Nagari/desa di Kabupaten Lima­puluh Kota merupakan modal ADKI Kabu­paten Limapuluh Kota untuk berbuat dan merealisasikan seluruh program kerja yang diberikan ADKI pusat.

“Akan kita kawal dan dampingi secara proporsional dan profe­sional. ADKI hadir sebagai asosiasi pendamping dan membantu nagari/desa untuk mengembangkan sektor potensial yang ada,” tutup Rino Chandra Ketua ADKI Kabupaten Limapuluh Kota. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional