Menu

Pemkab Harapkan DMI Dukung Program Subuh Berjamaah, Keberadaan DMI Strategis Sosialisasikan Prokes Covid-19

  Dibaca : 163 kali
Pemkab Harapkan DMI Dukung Program Subuh Berjamaah, Keberadaan DMI Strategis Sosialisasikan Prokes Covid-19
SERAHKAN PLAKAT— Bupati Solok Gusmal menyerahkan plakat penghargaan kepada pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO
Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) kecamatan se-Kabupaten Solok diharapkan mendukung dan menjalankan program subuh berjamaah di tengah tengah masyarakat. Dan melalui pengurus DMI se-Kabupaten Solok agar lebih mendorong upaya pemerintah dalam meramaikan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan. Sehingga syiar agama Islam semakin semarak sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) umat.

“Hal itu dengan harapan agar masyarakat kita dapat membiasakan diri shalat subuh berjamaah,” kata Bupati Solok, Gusmal saat membuka kegiatan pembinaan pengurus mesjid se-Kabupaten Solok di masjid Islamic Center Kotobaru Solok, Jumat kemarin. Gusmal juga mendorong pengurus DMI kecamatan se-Kabupaten Solok untuk mengembangkan berbagai program keagamaan ke depannya. “Insyaa Allah, pemerintah daerah akan terus mendukung setiap program keagamaan yang diadakan. Karena hal itu menyangkut mengenai kehidupan keagamaan masyarakat Kabupaten Solok,” sebut Gusmal.

Lalu ia berpesan kepada pengurus DMI agar mengajak masyarakat untuk selalu mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Tidak hanya itu, Gusmal juga mengapresiasi pengurus DMI kecamatan se-Kabupaten Solok atas pelaksanaan pengukuhan pengurus.

Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, Gusmal mengajak DMI kecamatan se-Kabupaten Solok agar berperan aktif menyoliasisakan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Karena keberadaan DMI cukup strategis dalam mensosialisasikan protokoler kesehatan Covid-19. “Tentunya dengan tetap menerapkan empat M yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga imunitas tubuh. Karena kita sekarang sedang dilanda musibah pandemi Covid-19,” kata Gusmal.

Gusmal berharap melalui pengurus DMI, masyarakat dapat mengamalkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai Covid-19di Kabupaten Solok. Bupati menekankan kepada pengurus DMI se-Kabupaten Solok bahwa Pemerintah Kabupaten Solok mempunyai komitmen untuk mengembalikan umat Islam kepada Al-Quran dan Sunnah Rasul agar umat selamat dunia akhirat. Yakni dengan adanya program-program kegiatan keagamaan, seperti Gerakan Subuh Berjamaah dan Maghrib Al-Quran serta Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) pada SD dan SMP.

Kabupaten Solok sendiri memiliki program strategis untuk menuju Kabupaten Solok yang Al Quran. Sehingga setiap pendidikan agama Islam baik di sekolah umum maupun di MDA/MDTA digenjot untuk pemantapan kualitas pembelajaran.

Selain itu, Gusmal mengharapkan, generasi muda dapat memenuhi masjid setiap program Magrib Mengaji dan Subuh Berjamaah. Menurutnya Subuh berjamaah dan Magrib Alquran menjadi program utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan di Solok karena kegiatan tersebut juga kewajiban selaku umat Islam.

“Saya masih jarang melihat anak-anak kita datang ke masjid pada Subuh dan Magrib, program ini harus segera kita maksimalkan, untuk itu kepada MDA harus menjadi ujung tombak dalam merealisasikan program tersebut,” kata Gusmal.

Program Subuh berjamaah dan Magrib Al Quran menjadi program utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan di Solok karena kegiatan tersebut juga kewajiban selaku umat Islam. Gusmal menganjurkan camat dan walinagari untuk membuat surat edaran bahwa setiap anak sekolah pada subuh wajib ke mushala dan mesjid di sekitar tempat tinggal mereka masing-masing. “Kedepannya saya ingin anak sekolah dan PNS wajib sholat berjamaah ke mesjid terdekat dari tempat tinggalnya sehingga memakmurkan masjid di daerah tersebut,” kata Gusmal. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional