Menu

Pemkab Gencarkan Sosialisasi Aplikasi e-Book

  Dibaca : 325 kali
Pemkab Gencarkan Sosialisasi Aplikasi e-Book
Ilustrasi

SOLOK, METRO
Dalam memupuk budaya literasi masyarakat Kabupaten Solok di masa pandemi Covid-19, Pemkab Solok gencar sosialisasikan aplikasi digital I-Solok sebagai penyedia buku-buku elektronik/digital (e-book). Sehingga masyarakat tidak perlu datang ke perpustakaan untuk membaca. Mulai dari buku filsafat, psikologi, pertanian, agama, seni, ilmu sosial, matematika, IPA, buku anak-anak. Bahkan juga tersedia karya-karya fiksi seperti novel dan roman dari para pengarang terkemuka.

“Hingga saat ini sudah ada 900 judul buku umum, 600 lebih judul buku untuk anak sekolah (SD, SMP dan SMA/K, aplikasi ini bisa di download via Playstore,” ujar Kadis Perpustakaan dsn Pengarsipan Kabupaten Solok, Nofiarman.

Adapun manfaat aplikasi e-book tersebut, yakni bisa memberikan kesempatan kepada pembuat konten untuk lebih mudah berbagi informasi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif, kemudian juga mempermudah pencarian materi Pembelajaraan, serta juga fapat membantu siswa lebih mudah mencari materi dengan lebih cepat. Ia mengatakan, kehadiran aplikasi ‘iSolokKab’ tersebut telah memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Solok untuk membaca buku di tengah pandemi COVID-19. Termasuk memudahkan para belajar yang membutuhkan bahan pelajaran saat belajar dari rumah.

“Sejak di launching November 2019 lalu, aplikasi ini mengalami peningkatan drastis jumlah kunjungan selama masa pandemi, dalam sebulan terakhir saja sudah lebih 200 orang mengunjungi laman I-Solok,” jelas Nofiarman.

Lebih jauh, Nofiarman menjelaskan, perpustakaan digital di Indonesia sudah berkembang pesat, dan Kabupaten Solok adalah salah satu kabupaten/Kota di indonesia yang telah bekerja sama dengan PT. Woolu Aksaramaya untuk perkembangan Perpustakaan digital ini, dan merupakan satu-satunya di Sumatera Barat.

Kehadiran Perpustakaan digital I-Solok Kabupaten Solok ini adalah bagian upaya dari dinas perpustakaan untuk memberikan konten-konten yang benar dan valid kepada masyarakat.  “Teknologi yang kita Kembangkan tidak jauh berbeda dengan teknologi yang dikembangkan oleh Facebook dan Google karena didalamnya ada konten dan ada user,” jelas Nofiarman. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional