Menu

Pemkab Dukung Penerapan PSBB Tahap III, Karena Belum Memungkinkan Terapkan New Normal

  Dibaca : 317 kali
Pemkab Dukung Penerapan PSBB Tahap III, Karena Belum Memungkinkan Terapkan New Normal
BAHAS—Pemkab Solok bersama unsure Forkompinda membahas persiapan kebijakan menghadapi new normal.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok dalam memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III dilanjutkan sampai 7 Juni 2020 mendatang, mengikuti keputusan pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar).

“Pemerintah Kabupaten Solok sangat mendukung program pemerintah provinsi, kalau memang belum memungkinkan untuk pemberlakuan New Normal tentunya tidak bisa dipaksakan karena resikonya cukup besar,” ujar Bupati Solok, Gusmal usai menggelar Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, kemarin.

Menurutnya, Pemkab Solok mendukung penuh kebijakan Pemprov Sumbar, sebab keputusan yang diambil tentunya sudah melalui kajian dan evaluasi mendalam terhadap kondisi dan perkembangan kasus Covid-19 yang terus menanjak di Sumatra Barat.

Di masa pandemi ini, seluruh pihak harus berhati-hati dalam mengambil keputusan, PSBB tahap III yang dilakukan merupakan persiapan menuju pemberlakuan New Normal sehingga tidak terjadi ledakan kasus positif Covid-19. Ia menegaskan, dalam new normal itu, bukanlah pelonggaran aturan, tetapi beradaptasi melakukan pola hidup yang berjalan dalam tatanan kehidupan baru, masyarakat tetap produktif namun tetap sehat dan aman, jika pola hidup baru diterapkan, bukan hanya ASN atau PNS, masyarakat juga harus  melakukan aktivitas dengan melakukan beberapa persyaratan dan protokol kesehatan.

“Saya menangkapnya, maksud new normal, bukanlah melonggarkan aturan, jangan sampai salah paham, intinya, kita harus lebih peka dan sadar kepada ancaman Covid-19, tapi tetap produktif seperti biasa,” ujarnya.

Lantaran itu, jika new normal diterapkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, pihaknya meminta kepada seluruh Kepala SKPD untuk melakukan persiapan dengan matang untuk penerapan new normal.

Ia menegaskan himbauan dan peringatan pemerintah harus terkoordinir sampai ketingkat pemerintahan paling bawah seperti Kelurahan harus mengetahui keadaan masyarakatnya dan tetap berkoordinasi dengan gugus penanggulangan Covid-19.

Semua pihak harus lebih aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Serta harus sigap dalam melakukan evaluasi dan melaporkan perkembangannya, dan yang terpenting sangat perlu keterbukaan informasi ditengah-tengah masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

Gusmal, menyetujui dan mendukung penuh keputusan Gubernur Sumbar untuk memperpanjang pelaksanaan PSBB hingga 7 Juni 2020, sehingga dalam rentang waktu tersebut dapat mempersiapkan segala kebutuhan untuk memasuki tahap new normal sehingga dapat berjalan dengan baik“Perpanjangan PSBB ini nantinya juga akan dimanfaatkan untuk persiapan new normal serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pelaksanaan new normal kedepan dapat maksimal,” tegasnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan new normal nantinya merupakan salah satu usaha dalam mengembalikan dan meningkatkan perekonomian masyasrakat lagi. Ia mengakui, saat ini beberapa fasilitas umum sudah  makin ramai sehingga kita mulai agak susah untuk menertibkannya. Untuk objek wisata tidak menjadi masalah karena bisa untuk dikondisikan.

“Saya harap agar masyarakat dapat terus mentaati himbauan kepala daerah serta edukasi-edukasi kesehatan yang disampaikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, saat ini, sebelum diterapkan new normal tersebut, pihaknya menegaskan tetap akan melaksanakan penanganan Covid-19 secara maksimal, kemudian juga akan memaksimalkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Solok.

Menurutnya, jika masuk ke kehidupan baru (new normal) pihaknya tetap menerapkan standar-standar protokol kesehatan seperti tetap memakai masker, sering cuci tangan, hindari kerumunan dan tetap jaga jarak. “Kabar baiknya, penerapan new normal akan bisa membantu membangkitkan kembali perekonomian, pendidikan dan pembukaan tempat ibadah, maka itu, kita perlu menyikapi dengan memaksimalkan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap kerjasama seluruh pemangku kepentingan dapat terus berjalan dengan baik. Untuk di Kabupaten Solok, new normal nantinya akan difokuskan pada tingkat nagari dan jorong. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional