Close

Pemkab Agam Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-76

PERINGATAN HARI PAHLAWAN— Pemkab Agam menggelar upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan ke-76.

AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menggelar upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan ke-76, di Halaman Kantor Bupati Agam, Rabu (10/11). pelaksanaan upacara digelar di bawah penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan pembatasan peserta upacara.

Turut hadir dalam upa­cara, Pimpinan Forkompinda, Pimpinan OPD, BUMN, BUMD, ormas dan para veteran. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Agam,  Andri Warman  menyampaikan amanat Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini yang bertajuk “Pahlawanku Inspirasiku”.

Disampaikan bupati, semangat para pahlawan pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang diperingati sebagai Hari Pahlawan harus menjadi contoh.

Para Pahlawan dengan gagah berani memilih melawan bombardir dari kapal perang, pesawat tempur serta tank, walau terka­dang hanya dengan bambu runcing. “Jiwa persatuan yang tidak menanyakan asal-usul dan semangat pantang menyerah inilah yang harus kita resapi dan lestarikan,” ujar bupati.

Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, diharapkan dapat menginspirasi dan menggerakkan segala elemen dalam me­ngemban misi mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya, yakni kemiskinan dan kebodohan. “Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 yakni Pahlawan Inspi­rasiku,” imbuh bupati.

Menurut Mensos RI, Indonesia mempunyai potensi besar dalam meme­nangkan perang melawan kemiskinan dan kebo­do­han. Pasalnya, Indonesia mempunyai sumber daya alam melimpah dan letak geografis yang strategis.

Melalui peringatan Hari Pahlawan tahun 2021, lanjut bupati, Mensos mengajak bahu membahu, penuh ke­ikhlasan dan rasa tanggung jawab memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.

Oleh karena itu imbuhnya, pemerintah akan mem­buka kesempatan ba­gi keluarga para penerima bansos yang berusia muda untuk keluar dari kemiskinan serta mengupayakan program graduasi melalui pendidikan vokasi. “Serta peningkatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan berbasis peluang atau minat dan bakatnya,” ujar Andri. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top