Menu

Pemilu 2024, KPU Padang­pa­ria­man MoU dengan Dinsos

  Dibaca : 80 kali
Pemilu 2024, KPU Padang­pa­ria­man MoU dengan Dinsos
TEKEN MOU— Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi saat acara MoU dengan pihak Dinsos, kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Ketua KPU Padang­pa­ria­man Zulnaidi menya­takan KPU saat ini telah melaksanakan MoU de­ngan Dinas Sosial dan Pem­ber­dayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Padang­pariaman.

“MoU ini kita lakukan dalam kegiatan so­sia­li­sasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat yang akan digunakan un­tuk per­siapan pemilu dan pemi­lihan serentak 2024,” kata Ketua KPU Padang­paria­man Zulnaidi, kema­rin.

Katanya, tahapan Pe­milu 2024 dimulai pada Feb­ruari 2023, tujuan kegiatan ini adalah sosialisasi dan pendidikan pemilih, guna memastikan demokrasi be­nar-benar berjalan sesuai dengan ketentuan kons­titusi.

Dikatakan, sehingga ada pemahaman oleh masya­rakat terhadap kenapa pen­tingnya pemilu itu, serta agar masyarakat bisa me­nge­tahui informasi terkait dengan kepemiluan serta pemilihan serentak yang akan dilaksanakan di tahun 2024.

Ia menyampaikan de­ngan adanya pendidikan pemilih diharapkan pemilih bisa meningkatkan kualitas demokrasi, dan tumbuh kesadaran masyarakat ti­dak terpengaruh dengan politik uang yang bisa men­ci­derai nilai-nilai demokrasi serta bisa meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu 2024 ke depan.

Terpisah, Sekretaris Din­­sos Padangpariaman, Mardi menyambut baik ren­cana KPU Padangpariaman bisa bekerja sama dalam melak­sanakan pendidikan pemilih dan sosialisasi ter­se­but.

Mardi menyebutkan da­lam kegiatan Program Ke­luarga Harapan (PKH) ada kegiatan pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh pendamping PKH setiap bulannya seperti perte­muan bulanan dan Pert­e­muan Peningkatan Kemam­puan Keluarga (P2K2) atau yang dikenal dengan family development session (FDS).

FDS merupakan sebuah interven intervensi peru­bahan perilaku yang ter­struktur sehingga kegiatan ini bisa disandingkan de­ngan pendidikan pemilih dan sosialisasasi terkait dengan kepemiluan ter­sebut.

Ia juga menyampaikan jumlah keluarga peman­faatan PKH di Padang­paria­man sebanyak 16 ribu ke­luarga, sehingga sosialisasi dan pendidilan pemilih bisa mencapai sasaran yang diharapkan dan langsung bisa tersampaikan kepada masyarakat di lapisan ba­wah.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parti­sipasi masyarakat, SDM KPU Padangpariaman, Erik Eksrada menyebutkan tek­nis acara yang diran­cang KPU setempat, meni­tik­be­ratkan kegiatan pen­didikan pemilih dan sosia­lisasi di daerah-daerah yang par­tisipasi rendah pada pe­milihan serentak 2020 dan 2019.

“Serta daerah yang di­nilai rawan konfik atau ben­cana dan daerah yang po­tensi pelanggaran pe­mil­u tinggi di wilayah Ka­bupaten Padangpariaman.

Dengan dilaksanakan MoU ini diharapkan pen­didikan pemilih serta par­tisipasi masyarakat bisa meningkat pada pemilu serentak yg akan dilak­sanakan 2024 nantinya ser­ta pemahaman masya­rakat tentang pentingnya pemilu tersebut bisa dipa­hami se­penuhnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional