Close

Pemilihan Calon Ketua KONI Sumbar, KKB Nilai Prosesnya Cacat Hukum

Rahmat Wartira

PADANG, METRO–Kubu Koalisi Bersatu (KKB) mengungkapkan, proses bakal calon pemilihan ketua KONI Sumbar, diduga cacat hokum. Maka dalam hal ini kandidat calon yang melanggar harus diskualifikasi.  “Ada pihak jelas-jelas melanggar aturan dan melanggar hukum. kita sudah  punya bukti kuat bagaimana mereka melakukan bermain uang untuk mengumpulkan pendukung, “ jelas Rahmat Wartira, SH dalam jumpa pers, di posko pemenangan Kubu Koalisi Bersatu. Minggu (12/6).

Selain pelanggaran hukum yang dilakukan, menurut Bang Adek panggilan akrab Rahmat Wartira, mereka mengambil formulir bakal calon ketua KONI Sumbar pada hari libur yaitu tanggal 1 Juni 2022, dimana kalender merah hari Kesaktian Pancasila.

“Dalam aturan yang dikeluarkan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menyatakan, pengambilan surat pendaf­taran adalah hari kerja. Tapi faktanya mereka mengambil dihari libur yang diberikan oleh oknum anggota TPP. Jadi kita menilai terjadi persellingkuhan antara oknum dengan kandidat, “ jelas bang Adek.

Akibat persekongkolan itu,  kata Bang Adek, Plt KONI Sumbar Hamdanus harus bersikap tegas untuk melakukan sanksi diskualifikasi terhadap kandidat yang melanggar aturan. “Kita tidak ada bertoleransi dengan ketidak benaran. Saya juga sudah kirim petisi kepada KONI Pusat dan Sumbar serta TPP, “ ujarnya usai mengkonsep surat petisi.

Sementara, Deno Indra Firmansyah anggota KKB menegaskan punya bukti adanya du­gaan indikasi gratifikasi yang dilakukan salah seorang kandidat.

“ Kita menemukan surat pengumpulan KONI kabupaten dan kota di sebuah Hotel. Da­lam surat tersebut ditemukan nama yang mengundang. Bahkan, mereka diwajibkan bawa kop surat dan stempel serta ada SPJ, “ ujar Deno mantan pengurus KONI Sumsel ini.

Ply Ketum KONI Sumbar Hamdanus melalui whatsApp-nya, tidak mau berkomentar banyak, namun dia menyarankan untuk melakukan konfirmasi kepada Ketua Stterring Comite (SC) karena dengan  alasan SC-lah yang menyiapkan mekanisme penjaringan dan penyaringan calon ketua KONI Sumbar. “Sebaiknya langsung saja ke Ketua SC, karena mereka yang menyiapkan  mekanismenya,” ujar Hamdanus via whatsApp. (hen/boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top