Close

Pemilih Pemula Dibidik, Bawaslu Sa­wahlunto Berikan Sosialisasi dan Edukasi

FOTO BERSAMA— Ketua Bawaslu, Ketua Kwarcab Pramuka Sawahlunto, Kemenag Sawahlunto, Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sawahlunto melakukan penandatanganan nota kesepahaman.

SAWAHLUNTO, METRO–Badan Pengawas Pe­milu (Bawaslu) Kota Sa­wahlunto melakukan kerja sama dengan titik sasar a­dalah pemilih pemula. Kerjasama dilakukan de­ngan Kwarcab Pramuka Sawah­lunto, Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawah­lunto, Rabu (13/7) di Perpustakaan M. Yamin Talawi.

Ketua Bawaslu Kota Sawahlunto Dwi Murini mengatakan kerjasama ini dalam rangka memberikan sosialisasi dan edukasi pengawasan Pemilu kepada pemilih pemula. “Instansi-instansi ini yaitu Kemenag, Kwarcab Pramuka, Dinas Pendidikan kemudian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu berhubungan/mengelola pe­lajar yang termasuk dalam pe­milih pemula. Karena itu kerja sama yang kita mulai sekarang dengan pe­nandatanga­nan nota ke­sepahaman ini diharapkan menjadi upaya menjang­kau pemilih pe­mula tersebut,” kata Dwi Murini.

Dwi mengatakan pe­ngawasan Pemilu menjadi hak dari setiap warga negara, termasuk pemilih pemula sehingga sejak awal harus didekati agar mereka memiliki pemahaman yang baik dan benar tentang aturan-aturan yang berlaku dalam Pemilu.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sawahlunto yang juga Wakil Walikota Zohirin Sayuti mengapresiasi kerja sama itu dan menyebut Kwarcab siap melaksanakan kesepakatan-kesepakatan dalam nota kesepahaman tersebut. “Namun sebelum ini dimulai kami meminta Bawaslu supaya memberikan pemahaman kepada anggota Kwarcab tentang poin-poin apa saja yang bisa/boleh dilakukan, sam­pai dimana batasannya. Sehingga nanti tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan di la­pangan,” kata Ketua Kwar­cab Zohirin Sayuti.

Ketua Kwarcab Sa­wah­lunto Zohirin Sayuti menyebut peran Pramuka dalam hal ini adalah mendukung pendidikan pengawasan Pemilu bagi pemi­lih pemula, bukan terlibat dalam politik praktis. “Jadi Pramuka tetap indepen­den dan tidak terlibat atau terafiliasi dengan partai politik. Melainkan mendukung terciptanya pendidikan pengawasan Pemilu bagi pemilih pemula karena itu bagian dari hak sebagai warga negara,” kata Zohirin.

Penandatanganan no­ta kesepahaman itu ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Sawahlunto Dwi Murini bersama Ketua Kwarcab Pramuka Sa­wah­lunto Zohirin Sayuti, perwakilan Kemenag Sawah­lunto Zulfahmi, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Tri Widoyono dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Ke­arsipan Halomoan. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top