Menu

Pemerintahan Ingatkan Pelajar jangan Terseret Pekat

  Dibaca : 165 kali
Pemerintahan Ingatkan Pelajar jangan Terseret Pekat
INGATKAN—Reinier selalu mengingatkan pelajar agar terhindar dari pengaruh pola hidup yang dapat merusak akhlak generasi muda.

SOLOK, METRO
Gaya hidup yang cendrung membawa pelajar ke arah tindakan dan perbuatan negatif, masih saja menjadi “momok” bagi masyarakat dan orang tua. Untuk mencegah kalangan pelajar terjebak pada perbuatan negarif, Pemerintah Kota (Pemko) Solok cukup rajin melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) Nomor 8 /2016 tentang Penyakit Masyarakat (Pekat).

Peraturan daerah yang dibuat dan disahkan pemerintah daerah bersama DPRD, tidak terlepas dari upaya untuk melindungi generasi dari perbuatan yang dapat merugikan. Untuk itu, Wakil Wali Kota Solok, Reinier, kembali mengingatkan pihak sekolah dan pelajar untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang jauh dari norma-norma agama, hukum dan adat istiadat sesuai dengan kearifan lokal.

“Orang tua, guru dan pihak sekolah serta kita semua harus saling mengingatkan, awasi tingkah dan perilaku anak dengan cara-cara yang baik. Kita harus saling mengingatkan untuk kebaikan,” pesan Reinier.

Untuk menghindari hal-hal yang dilarang tersebut, menurut Reinier, kalangan pelajar perlu diarahkan terhadap berbagai hal-hal atau kegiatan positif. Sehingga potensi kurang bagus bisa diminimalisir. Generasi muda dan masyarakat dari perbuatan yang merugikan diri, masyarakat dan daerah.

Bahkan, Wakil Wali Kota Solok, Reinier ikut turun tangan langsung mensosialisasikan produk hukum daerah tersebut saat upacara bendera di sejumlah sekolah. Reinier menjelaskan soal berbagai larangan yang dimuat dalam Perda Pekat tersebut.

Secara umum, berisi soal berbagai aturan terkait hal-hal yang bertentangan dengan norma hukum positif dan hukum agama. “Penyakit Masyarakat merupakan Hal-hal perbuatan yang tidak sesuai dengan norma agama, norma hukum, adat istiadat serta tatakrama kesopanan. Semuanya merugikan diri dan masyarakat,” ujar Reinier.

Dalam Perda tersebut, ulas Reinier, diatur berbagai larangan terkait berbagai perbuatan maksiat. Mulai dari perzinahan, minum minuman keras, perjudian termasuk berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

“Setiap anak berseragam sekolah dilarang berkeliaran ditempat hiburan, warung internet, Ding Dong, Bilyard dan hiburan sejenis lainnya. Jika nekat melanggar, siap-siap ditertibkan petugas Satpol PP kota Solok,” sebut Reinier mengingatkan. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional