Menu

Pemerintah Ta­nah Datar Butuh Informasi dari Perantau

  Dibaca : 62 kali
Pemerintah Ta­nah Datar Butuh Informasi dari Perantau
WEBINAR—Bupati Eka Putra didampingi beberapa OPD saat webinar dengan perantau.

TANAHDATAR, METRO–Pembangunan daerah harus melibatkan banyak unsur, tidak hanya yang berada di daerah saja te­tapi membutuhkan duku­ngan dan uluran bantuan secara materi maupun non materi dari perantau yang tersebar di seluruh penjuru tanah air bahkan manca­negara.

Hal ini yang diharapkan Bupati Eka Putra saat bersi­laturahmi dengan perantau dan tokoh masyarakat Ta­nah Datar dari berbagai daerah di Indonesia melalui pertemuan virtual yang digelar Sabtu (4/8) di Ge­dung Indo Jolito.

“Sebagai pemimpin ba­ru bersama Wabup Richi Aprian, kami sangat mem­butuhkan informasi, masu­kan, saran bahkan nasehat dari sesepuh, tokoh masya­rakat dan perantau. Apalagi kami berdua berlatar be­lakang pengusaha dan ma­sih terbilang muda, dan kami pandang kegiatan ini sangat strategis untuk ke­majuan daerah, harus ada sinergi antara ranah dan rantau,” kata Bupati Eka Putra.

Di kesempatan itu Bupati Eka sampaikan saat ini Per­da RPJMD Tanah Datar sudah ditetapkan bersama DPRD dan sudah dire­gis­trasi pada Biro Hukum Pem­prov sesuai jadwal yang ditentukan pada 24 Agustus 2021 silam.

Bupati juga sampaikan Tanah Datar masih ter­gan­tung dengan pusat, keuang­an daerah relatif terbatas dengan APBD Rp.1,3 Triliun dan PAD sekitar Rp.106 Mi­liar, sebagian besar digu­nakan untuk belanja pe­gawai, belanja barang dan jasa, hibah dan bansos.

Senada dengan itu Ke­tua DPRD H. Rony Mulyadi menyebutkan webinar ra­nah dan rantau bisa men­jadi agenda yang dilak­sanakan secara berkala. “Kami mendukung kegiatan ini, sebaiknya bisa terlak­sana secara berkala dan berkelanjutan, mengingat manfaat yang bisa diambil melalui forum diskusi yang dihadiri perantau-perantau Tanah Datar yang sukses di berbagai bidang,” se­but­nya.

H. Rony juga berharap masukan-masukan di­sam­paikan oleh perantau bisa ditindaklanjuti oleh peme­rintah daerah dan dilakukan monitoringnya. Prof. Fasli Djalal juga menyampaikan apresiasi terlaksananya webinar perdana antara pemerintah daerah dengan perantau.

“Melalui forum ini, kita bisa memberikan masukan dan strategi-strategi yang jitu kepada pemerintah dae­rah menghadapi kendala-kendala birokrasi saat ingin merealisasikan sebuah program,” ujar Prof Fasli yang juga Rektor Universitas Yarsi Jakarta ini. Peserta diskusi yang berasal dari IKTD maupun KKTD serta IKA Nagari seperti dari Sumut, Sumsel, DKI, Batam, Dumai, Padang, Pekanbaru, Lampung Bandung dan lain­nya dan terlihat antusias menyampaikan harapan dan masukan. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional