Menu

Pembunuhan 4 Prajurit TNI Duka Seluruh Bangsa

  Dibaca : 61 kali
Pembunuhan 4 Prajurit TNI Duka Seluruh Bangsa
Puan Maharani.

JAKARTA, METRO–Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut peristiwa penyerangan yang mengakibatkan empat prajurit TNI Angkatan Darat tewas merupakan duka seluruh bangsa Indonesia. Untuk itu, dia meminta pemerintah dan aparat keamanan mengusut tuntas insiden penyerangan Pos Kora­mil Kisor di Kampung Ki­sor, Distrik Aifat, Kabu­pa­ten Maybrat, Papua Ba­rat, Kamis (2/9) kema­rin.

Puan Maharani juga me­nyampaikan bela­sung­­kawa mendalam ke­pada keluarga empat ang­gota TNI yang gugur da­lam tugas dalam insi­den ter­sebut.

“Ini duka bagi seluruh bang­sa Indonesia, saya ikut berbelasungkawa men­­da­lam untuk ke­luarga pa­ra pra­jurit TNI yang gu­gur saat bertugas di Dis­trik Aifat,” ujar Puan dalam k­e­te­rangannya di Jakarta, Jumat (3/9).

Puan meminta pengusutan dan penanganan insiden tersebut mencakup pula identifikasi persoalan dan pencegahan yang menyeluruh. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali apalagi sampai meluas.

Dia memandang perlu upaya pencegahan agar jangan sampai rakyat dan prajurit-prajurit terus menjadi korban sehingga istri dan anak-anak harus kehilangan suami dan ayah. Keamanan dan stabilitas di Papua dan Papua Barat, kata Puan, harus terus menjadi prioritas.

Apalagi sebentar lagi ada hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. “Tanpa hajatan itu sekalipun, pembangunan yang merata hanya akan bisa terwujud dan dinikmati manfaatnya oleh rakyat bila stabilitas dan keamanan lebih dahulu terjadi,” katanya.

 Puan meminta aparat keamanan dan aparatur pemerintahan harus mampu merangkul rakyat untuk bersama-sama menciptakan keamanan dan keda­maian, khususnya di Bumi Cenderawasih.

 Sebelumnya, empat prajurit gugur di Distrik Aifat pada hari Kamis (2/9). Masing-masing Komandan Pos Koramil Kisor Letnan Satu CHB Dirman, Sersan Dua Ambrosius Yudiman, Praka Mohammad Dirhamsyah, dan Pratu Zul Ansari Anwar. Selain empat prajurit TNI yang gugur, dua prajurit lain juga mengalami luka berat dalam serangan tersebut, yaitu Sersan Satu Juliano dan Prajurit Satu Ikbal.(jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional