Menu

Pembunuh Bersamurai di Fly Over Ditangkap, Tebas Kepala Pelajar, Ditikam sampai Mati

  Dibaca : 2567 kali
Pembunuh Bersamurai di Fly Over Ditangkap, Tebas Kepala Pelajar, Ditikam sampai Mati
PEMBUNUH— Tim Halilintar Polres Padangpariaman menangkap pelaku pembunuhan di bawah Jembatan Fly Over Bandara Minangkabau, Kecamatan Batang Anai setelah buron dua tahun. (rozi/posmetro )

PADANGPARIAMAN, METRO – Misteri pembunuh bersamurai yang menebas dan menikam pelajar hingga tewas bersimbah darah di fly over Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman pada 22 Juni 2017 silam, akhirnya terkuak setelah tim Halilintar Polres Padangpariaman berhasil meringkus pelakunya.

Pelaku berinisial RT (24) yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu ditangkap saat sedang berada berada di rumah kos Jalan Limusnunggal, Kampung Cibungur, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Minggu (23/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban berinsial HA (16) warga Asam Jawa, Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman. Korban yang saat itu datang ke Fly Over berfoto-foto bersama dengan teman-temannya, dibunuh secara brutal dengan luka-luka yang menganga karena tebasan samurai pelaku.

Teman korban Putra (bukan nama sebenarnya) yang berada di lokasi kejadian mengatakan, sebelum ditemukannya menjadi mayat, korban bersama rombongan sebanyak 5 sepeda motor pergi ke jembatan Fly Over untuk berfoto-foto. Sesampai di jembatan sekira pukul 02.30 WIB, korban dan temannya didatangi salah seorang pemuda yang tidak mereka kenal dan bertanya kepada rekan korban perihal asal korban dan kawannya.

“Dia orang menanyain kita, anak mana? saya bilang, kita anak Lubuak Aluang, setelah itu dia pergi dan beberapa saat kembali dengan kawan-kawannya dan mengejar kami.

Kami, berpencar. Beberapa saat kemudian baru diketahui bahwa korban menghilang, setelah dicari, ditelpon malah aktif tapi tak diangkat,” kisah salah seorang rekan korban yang engan disebut namanya.

Tidak berselang lama, pukul 03.15 WIB baru korban ditemukan di ujung jembatan Fly Over di dalam semak-semak dalam kondisi tidak bernyawa. Usai ditemukan, rekan korban melapor ke pos polisi fly over.

”Pas ketemu, dia sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho mengatakan pascapembunuhan, pihaknya terus melakukan penyelidikan hingga identitas pelaku bisa diketahui. Namun dari hasil pengejaran, pelaku ternyata telah kabur ke luar wilayah Sumbar, dan pihaknya terus melacak keberadaan pelaku hingga posisinya terlacak.

“Berdasarkan hasil lidik dari tim Halilintar didapatkan informasi keberadaanya di daerah Sukabumi. Dari informasi tersebut tim langsung berangkat menuju Sukabumi dan mengamankan pelaku ketika sedang berada di tempat persembunyiannya di dalam kos-kosan. Tersangka kemudian kita bawa Polres Kota Sukabumi,” kata AKBP Rizki Nugroho.

AKBP Rizki Nugroho menjelaskan tersangka diamankan atas dasar laporan Nomor:LP/56/VI/2017/Polsek Batang Anai Tanggal 22 Juni 2017. Yang mana diatur dalam pasal 340 KUH Pidana Jo 338 KUH Pidana Jo 170 KUHPidana. Ia menjelaskan, lokasi pembunuhan terhadap pelajar tersebut terjadi di bawah jembatan Flyover BIM.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah menebas kepala korban satu kali dengan samurai, dan menusuk badan korban sebanyak dua kali hingga korban meninggal dunia. Saat ini Tim Halilintar Polres Padang Pariaman dalam perjalanan menuju Polres Padang Pariaman menggunakan mobil,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional