Menu

Pembukaan Menara Masjid Raya Sumbar Terganjal Pergub

  Dibaca : 111 kali
Pembukaan Menara Masjid Raya Sumbar Terganjal Pergub
Menara Masjid Raya— Menara Masjid Raya Sumbar setinggi 85 meter belum bisa dibuka untuk umum. Alasannya, masih menunggu terbitnya Pergub yang mengatur manajemen pengelolaan. (wista yuki/posmetro)

KHATIB, METRO  – Masyarakat harus bersabar untuk bisa menikmati fasilitas Menara Masjid Raya Sumbar di kawasan Khatib Sulaiman, Kota Padang. Pasalnya, menara setinggi 85 meter itu belum bisa dibuka untuk umum. Alasannya, masih menunggu terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur manajemen pengelolaan.

“Belum bisa pengaktifan menara untuk umum, karena Pergub dari gubernur belum ada. Jadi kita tunggu keluar Pergub,” kata Ketua Pengurus Harian Masjid Raya Sumbar, Yulius Said saat dihubungi POSMETRO, Rabu (11/9).

Kendati demikian, Yulius Said tidak dapat menjelaskan terlalu jauh terkait kapan Pergub tersebut dapat dirampungkan karena saat masih dalam tahap pengkajian. Namun, dia berharap Pergub tersebut akan terealisasikan dalam waktu dekat. “Kata pihak kantor Gubernur secepatnya, mudah-mudahan keluar cepat,” kata Yulius Said.

Oleh karena itu, Yulius Said juga berharap, Pergub tersebut dapat segera terbit agar menara Masjid Raya Sumbar bisa dimanfaatkan untuk masyarakat umum. Bahkan dia mengungkapkan, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno telah mendesak supaya Pergub itu cepat diselesaikan.

“Pak gubernur juga sudah mendesak, cuma mungkin draftnya belum sampai ke beliau. Cuma mungkin masih terkendala dengan staf dibawahnya,” tukas Yulius Said.

Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Agama Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar, Jumadi enggan berkomentar banyak terkait pembukaan menara Masjid Raya Sumbar untuk masyarakat umum. Alasannya, dia tidak terlalu mengetahui seluk beluk perihal yang dimaksud.

“Kalau persoalan itu saya kurang tahu persis, dan sekarang Kabag Bintal juga sudah ada, serta pengurus Masjid Raya Sumbar, coba konfirmasi ke sana ya,” tutup Jumadi.

Diketahui, menara Masjid Raya Sumbar itu terdiri atas dua balkon yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati pemandangan Kota Padang serta laut Padang yang memukau. Balkon pertama pada tingkat 12 bisa dicapai dengan anak tangga atau lift dengan kapasitas angkut 12 orang.

Sementara balkon kedua yang lebih tinggi harus dicapai dengan menaiki puluhan anak tangga melingkar yang sebagian dari beton dan sebagian dari besi. Menara itu diyakini akan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang datang ke Sumbar.

Berdasarkan peninjauan Gubernur Sumbar pada (10/1) silam, ditargetkan menara Masjid Raya Sumbar akan dibuka untuk umum pada Juli 2019 lalu, setelah proses serah terima (PHO) dari pelaksana proyek. Namun ternyata, realisasi pengaktifkan menara tersebut melesat dari target Irwan Prayitno. Sebab hingga kini, menara itu belum bisa dibuka untuk umum. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional