Close

Pembukaan Jalan Nol Rupiah Kota Pariaman, Diapresiasi Banyak Pihak

KUNJUNGI—Direktur Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes PDTT RI, Rafdinal, dan anggota DPR RI, Ade Rizki Pratama, saat kunjungi lokasi bersama Wako Pariaman Genius Umar.

PARIAMAN, METRO–Pembukaan Jalan Nol Rupiah Kota Pariaman, Diapresiasi banyak pihak. Setelah dikunjungi Direktur Pembangunan Kawasan Per­desaan Kementerian Desa, Pembangunan Dae­rah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kemendes PDTT), Rafdinal, dan anggota DPR RI, Ade Rizki Pratama, hari ini tidak tanggung-tanggung, tiga instansi sekaligus meninjau dan mengapresiasi jalan baru yang dibuka Pemko Pariaman ini, kema­rin.

Wali Kota Pariaman, Ge­nius Umar mendampingi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Balai Pelaksanaan Jalan Nasio­nal III, yang sama-sama diba­wah Kementerian PUPR RI, serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (S­DA dan BK) Provinsi Suma­tera Barat, meninjau pembangunan jalan Nol Rupiah di Kawasan Waterfront City, Sungai Batang Mangor, Kecamatan Pariaman Selatan.

Tiga instansi berbeda yang berkantor di Padang ini, mengepresiasi langkah pemerintah Kota Pariaman dalam membuka jalan baru yang dibuka dengan swadaya ini. “Jalan yang diba­ngun secara swadaya ma­syarakat dan OPD ini, di­bangun sepanjang sungai dari Sunur sampai Kuraitaji, dengan panjang 6,5 KM dan lebar 6-8 Meter, tanpa bantuan APBD atau Nol Rupiah, tetapi secara gotong royong dari masyarakat setempat,” tukas Genius.

Walikota Pariaman juga mengatakan bahwa ma­syarakat setempat secara sukarela memberikan ta­nahnya yang dilalui oleh pembangunan jalan sepanjang sungai kepada pemerintah, sehingga pemerintah hanya menyediakan alat berat untuk membuka la­han tersebut.

“Dengan semangat kebersamaan, kita di Peme­rintahan Kota Pariaman dan seluruh masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, saling bahu membahu dan bergotong royong menyelesaikan jalan yang kita bikin ini, dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ucapnya.

Genius juga menuturkan kepada BWS Sumatera V dan Balai Pelaksaan Jalan Nasional III, Padang, yang berada dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, dan juga Dinas SDA dan BK Sumbar, agar Kementerian PUPR juga dapat membantu dalam pengerasan jalan, pengaspalan, pembangunan waterfront city, pencegahan erosi sepanjang sungai batang mangor dan sekaligus pembangu­nan taman.

“Dalam situasi pandemi saat ini, ditengah keterbatasan anggaran yang ada, kita harus mempunyai langkah dan upaya strategis, untuk tetap bisa membangun daerah kita, dengan memanfaatkan apa yang kita bisa, tentunya diperlukan dukungan dari Provinsi melalui Dinas SDA dan BK Sumbar serta Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Dalam diskusi dengan tiga instasnsi berbeda ini, Genius meminta agar apabila ada penganggaran yang ada di instansi mereka, untuk memasukan anggaran tersebut terhadap apa yang telah ia sampaikan tadi, untuk Tahun 2022 nanti, ulas­nya mengakhiri. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top