Close

Pembinaan FKS Pokja Kelurahan Sehat Parit Antang, Wujudkan Lingkungan yang Bersih dan Sehat

KOTA SEHAT— Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi melakukan pembinaan kota sehat di Kelurahan Parit Antang, Kecamatan ABTB untuk mewujudkan lingkungan sehat.

BUKITTINGGI, METRO–Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi, melakukan pembinaan kota sehat di kelurahan Parit Antang, Kecamatan ABTB, Rabu (10/11). Wakil Ketua FKS Bukittinggi Ali Rahman me­lalui anggota FKS Deni Calter menjelaskan, pembinaan kota sehat kepada pokja kelurahan terus dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

Pembinaan dilakukan tidak hanya saat akan dilakukan penilaian, namun menjadi program rutin Forum Kota Sehat Kota Bukittinggi, sebagai langkah mewujudkan masyarakat dan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Merubah mindset atau­pun kebiasaan masya­rakat, menjadi tugas berat dan tanggung jawab kota bersama. Untuk itu, butuh kerjasama dan kesadaran warga, untuk dapat membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” ungkap Deni Calter.

Sehat yang dimaksud, lanjut Deni, sehat di segala aspek. Baik itu sehat jasmani rohani, sehat ling­ku­ngan, sehat pariwisata, sehat sosial budaya, sehat ekonomi dan lainnya.

“Intinya, kami dari FKS secara bertahap melakukan pembinaan, menso­sialisasikan kepada ma­syarakat tentang kota sehat. Bagaimana upaya yang bisa dilakukan untuk mewujudkan kota sehat yang dilengkapi administrasi yang jelas,” ujar Deni Calter.

Verifikasi kota sehat dilaksanakan satu kali dalam dua tahun. Penilaian nan­tinya akan dilaksanakan tahun 2023 nanti. “Untuk itu butuh kerjasama kita bersama untuk mewujudkan itu, dengan kelengkapan administrasi. Manfaatnya, tentu tidak hanya bagi pemerintah, namun secara realisasinya, manfaat kota sehat akan dinikmati ma­syarakat itu sendiri,” pesan Deni Calter.

Kepala Dinas Kesehatan Bukkittinggi melalui Kabid Kesmas dan P2P Eka Budi Satria menyampaikan, salah satu persoalan untuk sampah, jamban, sanitasi dan persoalan yang me­nyangkut kesehatan lainnya, memang menjadi persoalan menahun. Hal ini terjadi karena Bukittinggi terhukum dengan luas wi­layah.

Untuk itu, Bukittinggi masih melakukan membuang sampah ke TPA regional Payakumbuh. Sementara untuk limbah tinja pun, akan diupayakan dalam beberapa tahun ke depan, untuk pengadaan IPLT di Bukittinggi. “Namun, untuk langkah awal, bagaimana kesadaran ma­syarakat kita ditingkatkan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dari berbagai aspek,” ujar Eka. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top