Menu

Pemberdayaan Pengurus Koperasi Kota Padang, Antisipasi Aspek Hukum dalam Mengelola Koperasi

  Dibaca : 117 kali
Pemberdayaan Pengurus Koperasi Kota Padang, Antisipasi Aspek Hukum dalam Mengelola Koperasi
PELATIHAN BAGI PENGURUS— Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Padang melaksanakan pelatihan pemberdayaan bagi pengurus, pengawas dan pengelola koperasi se-Kota Padang.

AZIZ CHAN, METRO
Mewujudkan Koperasi yang good corporate mandiri dan tangguh, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Padang melaksanakan pelatihan pemberdayaan bagi pengurus, pengawas dan pengelola koperasi se-Kota Padang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 25-26 November.

Pelatihan yang melibatkan sebanyak 30 peserta ini dibuka Kadiskop UKM Padang melalui Sekretaris Jamilus di salah satu hotel di Kota Padang. “Kegitan pelatihan ini untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pengawas dan pengelola dalam mengelola koperasi sesuai dengan regulai koperasi,” ujar Sekretaris Diskop dan UKM Padang Jamilus didampingi Kabis Pengawasan Arliswandi, Jumat (27/11).

Jamilus menambahkan, pelatihan ini juga untuk meningkatkan kinerja koperasi dalam pelayanan terhadap anggota, sehingga meningkatkanya akuntabilitas pengurus, pengawas dan pengelola koperasi. Kemudian terwujudnya kemampuan pengurus, pengawas dan pengelola dalam mengelola dan mengawasi koperasi.

“Selain itu, terciptanya komunikasi yang baik dengan pengurus, pengawas dan pengelola koperasi yang ada di Kota Padang dengan SKPD terkait dalam hal ini Diskop dan UKM Padang. Serta meningkatkan kepatuhan para pengurus, pengawas dan pengelola terhadap peraturan dan perundang-undangan,” tukasnya.

Di samping itu terangnya, sejauh mana efektivitas dan efesiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan berbagai aspek yang ada di koperasi. Juga untuk mengetahui kendala dan hambatan yang alami koperasi sehingga bisa mencarikan solusi permasalahan yang terjadi di dalam koperasi. Atau memberikan masukan dan sumbang saran terhadap pengurus, pengawas dan pengelola dalam mewujudkan koperasi yang kuat, sehat dan mandiri, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan anggota.

“Tentu hal ini menindaklanjuti amanah UU No.25/1992 tentang Koperasi dan UU No.23/2014 tentang Pemerintah Daerah serta Permendagri dan UKM No.09/2020 tentang Pengawasan Koperasi,” ujar Jamilus.

Jamilus meminta puluhan peserta pelatihan untuk serius. Sehingga, bisa diaplikasikan, sehingga terwujud koperasi kuat, sehat dan mandiri. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional