Close

Pembentukan Pansel Pejabat Eselon II, Pemko Padang masih Menanti Surat Balasan KASN

Sekda Kota Padang, Arfian.

AIA PACAH, METRO–Pemko Padang masih menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pembentukan pansel mengisi kekosongan Pejabat Eselon II. Pejabat (Pj) Sekda Kota Padang, Arfian menyampaikan Pemko Padang telah menyurati KASN untuk pembentukan pansel dan balasannya belum kunjung turun.

“Kita sifatnya menanti. Jika KASN telah setujui permohonan, pansel se­gera dibentuk,” ujar Arfian, Jumat (15/10).

Ia menyampaikan, ja­ba­tan Eselon II yang ko­song tersebut diantaranya Dinas PUPR, Pariwisata, Disdukcapil, Staf Ahli Bi­dang Pembangunan, Eko­nomi dan Keuangan, Staf Ahli Bidang Kemas­yara­katan dan SDM,  Inspek­torat, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Tenaga Kerja dan Perindustrian.

“Sementara waktu, ja­ba­tan yang kosong dijabat Pelaksana Tugas (Plt),” ujarnya.

Ia berharap, KASN da­pat merespon cepat, agar job fit bisa digelar dengan cepat. Untuk diketahui, proses mutasi di jajaran Pemko Padang bakal se­gera bergulir. Hal ini me­ng­ingat banyaknya posisi pe­jabat eselon 2 yang kosong.

Pj Sekda Padang, Ar­fian beberapa waktu lalu me­nga­takan, Pemko akan me­lakukan job fit terhadap pejabat-pejabat yang akan mengisi  posisi pejabat eselon yang kosong, ter­masuk posisi sekda sendiri. Saat ini, ada 9 posisi peja­bat eselon II yang kosong. Yakni, Dinas Pariwisata, Disdukcapil, Inspektorat, Dinakerin, Dinas PUPR, Dinas Arsip dan posisi Staf Ahli (dua orang).

Saat ini, menurut Ar­fian, untuk Dinas Pariwisata di-Plt-kan kepada Raju Min­drova yang juga me­rang­kap sebagai Kadis Per­tanahan. Begitu juga posisi sebagai Kepala Disduk­capil Padang yang kini masih dijabat Plt Didy Ri­yadi.

Sedangkan untuk posisi sebagai Kepala Inspek­to­rat diisi oleh Plt Veri, Dis­nakerin yang ditinggalkan Suardi yang pensiun kini dijabat Plt Asisten 2 En­drizal. Kemudian, Dinas PUPR Padang di-Plt-kan pada Tri Hadiyanto, dan Kepala Dinas Arsip di-Plt-kan pada Asisten I.

Sementara baru-baru ini, dua orang posisi staf ahli yakni Medi Iswandi dan Andri Yurika juga kosong karena keduanya sudah dilantik sebagai pejabat di Pemprov Sumbar.

“Jadi kehadiran saya sebagai Pj Sekda ini seka­ligus mempersipkan se­muanya. Mulai dari job fit yang bakal dilakukan bulan ini hingga pelaksanaan Pansel Sekda nantinya,” kata Arfian, beberapa wak­tu lalu.

Sedangkan, untuk struk­tur di Kelurahan yang ko­song, BKPSDM akan me­nye­suaikan pelantikannya serta menanti persetujuan Wali Kota Padang. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top