Menu

Pembeli di Pasar Raya semakin Sepi, Pedagang Minta Plang Parkir Dibongkar

  Dibaca : 110 kali
Pembeli di Pasar Raya semakin Sepi, Pedagang Minta Plang Parkir Dibongkar
Andree Algamar, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang

AIAPACAH, METRO
Hingga kini, pedagang Pasar Raya Padang masih menuntut Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) agar segera membongkar plang tempat pembayaran parkir menuju Blok II, II dan IV. Keberadaan plang itu dikatakan telah menyebabkan jual beli pedagang menjadi berkurang.

“Sekarang lagi Covid-19. Tingkat kunjungan ke pasar sepi. Ditambah pula persoalan parkir yang membebani hingga dua kali kepada pembeli. Pantas saja pembeli pada lari dan berpindah berbelanja ke lokasi lain,” ujar Nasrul (50), salah seorang pedagang Blok II Pasar Raya.

Ia mengatakan, bahwa kelompok pedagang sudah meminta kepada DPRD agar plang parkir itu dibongkar dan dipindahkan ke tempat lain. Namun sampai saat ini belum ada solusinya. “Pelayanan tak ada, parkir dipungut per jam. Setelah bayar di gerbang, di dalam dimintai lagi oleh tukang parkir,” sebutnya lagi.

Menurutnya, sikap arogan dari Perumda PSM telah merugikan pedagang. Mereka dimintai biaya parkir sebanyak dua kali. Satu kali saat digerbang dan yang kedua saat berada di dalam. Akibat kondisi ini, pedagang terberatkan. Karena setiap kali mereka keluar masuk pasar, setiap itu pula mereka dimintai parkir.

“Setiap kali masuk, setiap itu pula dimintai parkir. Nanti di dalam diminta pula balik oleh tukang parkir yang biasa meminta,” tandasnya.

Kerugian lainnya terang Nasrul adalah, pembeli enggan masuk, karena mereka harus bayar parkir sampai dua kali. “Orang jadi malas masuk ke tempat kami karena biaya parkirnya banyak sekali,” sebutnya.

Pedagang ayam, Edi Prima juga mengatakan hal demikian. Perumda PSM menurutnya tak bisa seenaknya basibagak memungut parkir di Pasar Raya. “Pembeli jadi enggan masuk. Kita berharap segera dipindahkan,” tandas Edi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan, bahwa sebelumnya sudah ada pembicaraan lanjutan antara pedagang dan dirut Perumda PSM. Terkait hasilnya, mungkin kata Andree, perlu pembicaraan lagi lebih lanjut. “Saya belum tau hasil pembicaraan seperti apa. Yang jelas kita akan tetap fasilitasi agar Perumda PSM di pasar tak merugikan pedagang,” harapnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional