Menu

Pembelajaran di Masa Pandemi, Guru Dituntut Lakukan Inovasi

  Dibaca : 751 kali
Pembelajaran di Masa Pandemi, Guru Dituntut Lakukan Inovasi
Konferensi PGRI— Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti berfoto bersama dengan jajaran pengurus PGRI saat menghadiri kegiatan Konferensi PGRI Kota Sawahlunto, Kamis (28/1).

SAWAHLUNTO, METRO
Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Sawahlunto menggelar konferensi untuk melaksanakan pemilihan pengurus periode 2021-2025. Sejumlah calon Ketua PGRI dimunculkan untuk menggantikan Ketua PGRI yang lama Amran dimana masa jabatannya telah berakhir. Konferensi tersebut diadakan di Hall PTBA Ombilin, Kamis (28/1).

Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti yang hadir dan membuka Konferensi PGRI dalam sambutannya, mengajak guru-guru untuk berinovasi dalam menyikapi tantangan tidak maksimalnya pembelajaran pada masa pandemi saat ini. Tak hanya pada guru, Wawako Zohirin juga mengingatkan bahwa untuk menyikapi hal tersebut membutuhkan perhatian dan sinergi dari orang tua atau wali murid, pemerintah sampai masyarakat dan lingkungan sekitar.

”Di sinilah pentingnya orangtua, guru, dan murid bersinergi untuk mengoptimalkan pembelajaran melalui penggunaan teknologi. Sekolah perlu terus membuka diri pada perubahan, guru jangan segan beradaptasi dengan kebaruan,” kata wawako.

Saat ini, inovasi tentu sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali pendidikan. Sebagaimana diketahui bersama, untuk mencegah penyebaran Covid-19, sekolah hingga universitas mengubah proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) aau daring.

“Pandemi ini membuat banyak hal menjadi tidak seperti biasanya sehingga tidak maksimal proses maupun hasil. Ini terjadi di semua sektor, termasuk pendidikan. Memang untuk melalui ini kita mutlak membutuhkan inovasi dan sinergi. Untuk itu, saya mengajak bapak dan ibu guru untuk menumbuhkan inovasi dan menjalin sinergi agar resiko tidak maksimalnya proses pembelajaran selama masa pandemi ini dapat kita tangani dengan baik,” katanya.

Intinya, kata wawako, para guru tak boleh kehilangan ide, meski situasi pandemi berdampak pada proses belajar mengajar. Mereka harus bersiasat dengan situasi saat ini. ”Harus lebih giat dan semangat dalam menggunakan media pembelajaran yang lain agar materi yang disampaikan bisa diterima dengan baik. Meskipun ada tantangan yang harus dihadapi namun harus tetap dilakukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Konferensi PGRI Kota Sawahlunto ini turut dihadiri oleh Ketua PGRI Sumatera Barat Darmalis beserta sejumlah jajaran. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional