Menu

Pembegal tak Sadar Dikepung Polisi

  Dibaca : 2214 kali
Pembegal tak Sadar Dikepung Polisi
Seorang warga di Pasaman yang tidak mematuhi protokol kesehatan disaksi push up.
begal kototangah

Pelaku begal, Yusuf (26), digiring petugas Polsek Kototangah usai ditangkap di kedai kopi, di Tunggul Hitam, Selasa (01/09/2015). Yusuf diduga membegal dan merampas motor milik seorang tukang ojek.

PADANG, METRO–Sedang duduk di kedai kopi, di Jalan DPRD, Tunggul Hitam, Yusuf (26), warga Tunggul Hitam,  Selasa (2/9) siang, diringkus jajaran Polsek Kototangah. Pria muda ini ditangkap karena diduga terlibat kasus begal, terhadap seorang tukang ojek, Mulianto (36), pada 26 Agustus lalu di Simpang Tunggul Hitam.

Pelaku yang tidak menyangka dirinya akan ditangkap, santai-santai saja sampai beberapa polisi berpakaian preman mendatanganinya dan langsung  menginterogasinya. Pelaku pun langsung digelandang ke Mapolsek Kototangah.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti, berupa handphone serta  pisau yang digunakan saat mengancam korbannya. Pelaku pun akhirnya tak bisa berkilah dan dia pun mengakui perbuatannya kepada petugas.

Penangkapan ini, dibenarkan Kapolsek Kototangah, Kompol Jon Hendri. ”Pelaku saat ini sudah diamankan. Dia juga sudah mengakui perbuatannya. Kami juga masih melakukan pengembangan apakah ada keterlibatan pelaku lainnya,” ungkap Jon Hendri.

Diceritakannya, kronologis penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan ini, berawal dari  laporan korban bernama  Mulianto, seorang tukang ojek di Tunggul Hitam pada 26 Agustus 2015.

Saat itu korban sedang menunggu penumpang di Simpang Tunggul Hitam. Tiba tiba pelaku menghampiri dan meminta untuk diantar ke Kompleks Perundam 4. Korban yang tak menaruh curiga, langsung mengantarkan ke alamat yang ditujukan.

Di tengah perjalanan, tiba–tiba saja pelaku  menodong korban dengan menggunakan pisau dan mengarahkannya ke bagian perut korban. Korban disuruh berhenti, lalu memaksa korban untuk menyerahkan handphone dengan ancaman akan membunuhnya jika tidak menuruti keinginan pelaku.

Korban yang ketakutan langsung menyerahkan handphone dan uang miliknya. Tidak itu saja, pelaku juga memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Setelah membegal korban, pelaku pun kabur dengan sepeda motor korban jenis Honda Revo.

Saat pelaku hendak kabur, korban pun berteriak minta tolong. Beruntung selah seorang warga sempat melihat pelaku ketika hendak kabur, dan juga mengaku mengenali wajah pelaku. Bersama korban warga tersebut pun lengsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kototangah.

”Dengan ciri-ciri yang disampaikan saksi, kami langsung bergerak dan melakukan pengintaian. Setelah beberapa hari melakukan pelacakan, baru Selasa siang tadi kami bisa memastikan keberadaan pelaku dan langsung melakukan penyergapan,” jelas Kapolsek.

Kapolsek juga mengatakan, semua barang bukti hasil kejahatan suda disita, seperti satu unit sepeda motor Honda Revo milik korban, handphone dan senjata tajam. ”Pelaku sedang kami mintai keterangan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional